MARKET DATA

Purbaya Beberkan Bukti Baru Dompet Warga RI Masih Aman

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
19 May 2026 19:14
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa daya beli masyarakat masih aman hingga akhir April 2026 atau kuartal I-2026.

Purbaya menunjukkan penjualan mobil dan motor sebelumnya memang mengalami penurunan, tetapi pertumbuhan trennya kembali meningkat pada April 2026. Ini menjadi bukti bahwa daya beli masyarakat Indonesia masih terjaga.

"Penjualan mobil tumbuh sebesar 55% dan motor pertumbuhannya mencapai 28,1%, jadi daya beli masyarakat masih ada," tegasnya dalam konferensi pers APBN KITA edisi April 2026, Selasa (19/5/2026).

Dia yakin penjualan mobil dan motor ini akan kembali meningkat pada Juni 2026, sejalan dengan dirilisnya kebijakan insentif subsidi dan PPN DTP bagi kendaraan listrik.

"Kita ingin ada stimulus sedikit di perekonomian," ujar Purbaya.

Pemerintah, seperti diketahui, menyiapkan kuota insentif untuk 100.000 unit mobil listrik dan 100.000 unit sepeda motor listrik pada tahun ini.

Adapun, untuk sepeda motor listrik, pemerintah akan memberikan subsidi sebesar Rp 5 juta per unit. Sementara untuk mobil listrik, pemerintah akan menyiapkan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 40% hingga 100%.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Siap-Siap Harga Mobil di RI Bakal Naik, Tanda-tandanya Sudah Terlihat


Most Popular
Features