Internasional

Putin Nyatakan Perang Ukraina Segera Berakhir, Sudah Lelah atau...

tps, CNBC Indonesia
Senin, 11/05/2026 13:50 WIB
Foto: (SPUTNIK/AFP via Getty Images/GAVRIIL GRIGOROV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin secara mengejutkan memberikan sinyal kuat bahwa perang antara negaranya dengan Ukraina yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun kini mulai mendekati babak akhir. Pernyataan tersebut disampaikan oleh orang nomor satu di Rusia tersebut usai menghadiri rangkaian acara Hari Kemenangan di Moskow pada Minggu (10/05/2026).

Mengutip Al Jazeera, Vladimir Putin menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, baik itu di Moskow maupun di negara netral. Namun, pernyataan ini tetap diikuti dengan sikap kerasnya yang kembali menyalahkan pihak Barat karena dianggap memperpanjang pertempuran melalui dukungan militer kepada Kyiv.

"Saya pikir masalah ini akan segera berakhir," kata Putin kepada wartawan saat menyinggung soal perang Rusia-Ukraina yang menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.


Meskipun memberikan sinyal perdamaian, Vladimir Putin menegaskan bahwa dirinya hanya bersedia bertemu dengan Zelensky setelah syarat-syarat perjanjian perdamaian telah diselesaikan terlebih dahulu. Hal ini sekaligus mempertegas posisi Kremlin yang sebelumnya menolak tawaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Agustus 2025 untuk mengadakan pertemuan trilateral.

"Ini harus menjadi poin akhir, bukan negosiasi itu sendiri," tutur Putin setelah peringatan Hari Kemenangan yang menandai kemenangan Rusia atas Nazi Jerman pada tahun 1945 silam.

Dalam kesempatan tersebut, Putin juga mengungkapkan keinginannya untuk menegosiasikan pengaturan keamanan baru dengan Eropa. Secara spesifik, ia menyebut mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder sebagai mitra negosiasi pilihannya, meski sosok tersebut kerap dikritik di Jerman karena hubungan dekatnya dengan sang Presiden Rusia.

Rusia sendiri secara konsisten menuduh Barat memperluas aliansi keamanan NATO untuk mengepung negaranya, yang kemudian dijadikan salah satu pembenaran atas invasi ke Ukraina pada Februari 2022. Ketika ditanya apakah dukungan militer Barat untuk Ukraina sudah keterlaluan, Putin menjawab dengan tegas bahwa eskalasi dimulai dari pihak lawan.

"Mereka mulai meningkatkan konfrontasi dengan Rusia, yang berlanjut hingga hari ini," ujar Putin.

Lebih lanjut, Putin menilai bahwa negara-negara Barat telah menghabiskan waktu berbulan-bulan dengan harapan melihat Rusia mengalami kekalahan telak hingga keruntuhan negara. Namun, ia menegaskan bahwa upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak Barat tersebut tidak membuahkan hasil sama sekali.

"Dan kemudian mereka terjebak dalam alur itu, dan sekarang mereka tidak bisa keluar darinya," tambah Putin.

Sinyal berakhirnya perang ini muncul di tengah tekanan ekonomi yang berat bagi kedua negara dan adanya gencatan senjata jangka pendek selama tiga hari yang didukung oleh Amerika Serikat. Namun, pengamat dari Chatham House, Keir Giles, menilai bahwa pernyataan Vladimir Putin tersebut lebih didorong oleh harapan global dibandingkan realita di lapangan.

"Janji-janji bahwa akhir perang sudah dekat telah banyak muncul selama 18 bulan terakhir, namun tidak ada yang menjadi kenyataan. Hal terbaik yang bisa kita harapkan adalah sekarang Putin menyadari bahwa Rusia sebenarnya tidak memenangkan perang," kata Giles.

Menurut Giles, Putin mungkin kini lebih bersedia untuk menangguhkan konflik dibandingkan sebelumnya. Ia menilai pada masa lalu Putin sempat menolak upaya perdamaian Trump karena yakin Rusia bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak dengan terus bertempur daripada dipaksa melakukan gencatan senjata.

Hingga saat ini, perang telah menewaskan puluhan ribu orang di kedua belah pihak, menghancurkan sebagian besar wilayah Ukraina timur, dan menguras ekonomi Rusia yang bernilai US$3 triliun. Meskipun Rusia menguasai hampir seperlima wilayah Ukraina, mereka masih kesulitan untuk merebut wilayah Donbas secara penuh, sementara serangan balasan Ukraina juga belum berhasil merebut kembali area pendudukan utama.


(tps/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Putin Mendadak Sebut Perang Ukraina Segera Berakhir