Internasional

Israel Sedang Cari 'Musuh' Baru, Raksasa NATO Ini Jadi Targetnya

tps, CNBC Indonesia
Selasa, 14/04/2026 08:40 WIB
Foto: Turki (SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hubungan diplomatik di Timur Tengah kembali memanas setelah Pemerintah Turki melontarkan tuduhan serius terhadap Israel. Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyebut bahwa Israel saat ini tengah berupaya menjadikan negaranya sebagai target permusuhan baru di kawasan tersebut.

Mengutip AFP, Fidan menyatakan dalam sebuah wawancara televisi dengan kantor berita resmi Anadolu bahwa Israel merupakan negara yang tidak bisa hidup tanpa memiliki musuh. Saat ini, Israel mencoba menggambarkan Turki sebagai salah satunya.

"Setelah Iran, Israel tidak bisa hidup tanpa musuh," kata Fidan dalam wawancara tersebut dikutip Selasa (14/4/2026).


Ketegangan antara Ankara dan Tel Aviv memang terus menunjukkan eskalasi yang stabil sejak pecahnya perang di Gaza pascaserangan lintas batas Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 silam. Namun, situasi kini memasuki fase yang lebih mengkhawatirkan menyusul perkembangan konfrontasi regional yang melibatkan kekuatan besar lainnya.

Perselisihan ini memasuki babak baru sepanjang akhir pekan lalu setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan peringatan keras kepada mitranya dari Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Erdogan memperingatkan adanya kemungkinan provokasi dan sabotase yang dapat membahayakan kesepakatan gencatan senjata awal dalam perang antara AS-Israel melawan Iran.

Di sisi lain, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan posisi negaranya pada Sabtu lalu dengan bersumpah bahwa Israel akan terus melakukan konfrontasi terhadap Teheran beserta seluruh sekutu regionalnya di Timur Tengah. Menanggapi dinamika tersebut, Fidan mengungkapkan bahwa pihaknya melihat adanya pergeseran sikap di internal politik Israel yang kini mulai menyasar Turki secara terang-terangan.

"Kami melihat bahwa tidak hanya pemerintahan Netanyahu tetapi juga beberapa tokoh di oposisi, meskipun tidak semua, sedang berupaya untuk menyatakan Turki sebagai musuh baru," ujar Fidan.

Lebih lanjut, Fidan menekankan bahwa tren negatif ini bukan sekadar retorika politik sesaat. Melainkan, sudah mulai mengakar ke dalam kebijakan resmi negara Israel dalam menghadapi peta kekuatan di wilayah tersebut.

"Ini adalah perkembangan baru di Israel, yang berubah menjadi sebuah strategi negara," pungkasnya.


(tps/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Israel Sedang Cari 'Musuh' Baru, Turki Selanjutnya?