Joki Coretax Menjamur, Janjikan SPT Status Nihil Seharga Rp300 Ribu
Jakarta, CNBC Indonesia - Kegiatan mengisi dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan menjadi mandatori bagi para wajib pajak pada awal tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penghasilan dan pajak yang telah dibayarkan selama satu tahun pajak sebelumnya.
Kewajiban ini diatur oleh Direktorat Jenderal Pajak dan mulai tahun ini, seluruh pelaporan dilakukan melalui sistem Coretax. Perpindahan ini menyebabkan banyak wajib pajak yang menggunakan jasa berbayar untuk pengisian SPT Tahunan.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, ramai di media sosial Thread dan X yang menawarkan jasa. Mulai dari aktivasi dan kode otorisasi DJP, hingga pelaporan SPT Tahunan pribadi atau pegawai. Yang menarik, para penawar jasa bahkan menawarkan pelaporan SPT Tahunan dengan status nihil tanpa lebih/kurang bayar.
Tak hanya melalui media sosial, ditemukan juga laman resmi penyedia jasa pelaporan SPT Tahunan. Dalam laman, penyedia jasa menawarkan harga mulai dari Rp 300 ribu per pelaporan.
Adapun layanan dilakukan secara daring setelah pelanggan memesan layanan melalui nomor WhatsApp yang ada dalam laman.
Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan maraknya 'Joki Coretax' ini disebabkan adanya celah bisnis yang ditimbulkan dari buruknya desain sistem yang ada saat ini.
"Kalau di ekonomi kan, kalau ada kesempatan pasti ada yang masuk ke situ. Tapi ke depan kita betulin, sehingga Coretax gak perlu pakai joki lagi," katanya, di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Senin (6/4/2026).
Purbaya membenarkan bahwa desain sistem Coretax saat ini sulit dipakai orang biasa. Bahkan menurutnya ada unsur kesengajaan, sehingga bisa ada bisnis yang tercipta dari kerumitan itu.
"Kan desainnya agak cacat rupanya. Desain agak sulit dipakai orang biasa. Sehingga ada joki atau software interface yang bisa menghubungan Coretax dengan orang-orang. Sekarang terlalu cepat, terlalu pendek waktunya kita betulin," katanya.
"Karena saya baru tahu sebulan yang lalu, kurang dari sebulan lah. Bahwa ada ruang untuk orang masuk di tengah Coretax ke sana. Jadi seperti coretax diciptakan kelemahan supaya ada bisnis di tengah, Nanti saya beresin" tambahnya.
Di sisi lain, Anggota Komisi XI Puteri Komarudin, dalam Rapat Kerja bersama Kementerian Keuangan, Senin (6/4/2026), mengatakan bahwa banyak pihak yang memanfaatkan kebingungan masyarakat dalam mengakses Coretax untuk membuka jasa pelaporan SPT Tahunan berbayar.
"Dan kalau kita lihat baru-baru ini ada yang memanfaatkan kebingungan masyarakat sampai ada jasa joki pelaporan Coretax," ujar Puteri.
Maka dari itu, menurutnya Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan perlu melakukan edukasi lebih detail dan masif berkat fitur-fitur dalam sistem Coretax. Dengan demikian masyarakat dapat melaporkan SPT Tahunan secara mandiri dan tidak memberikan celah kepada para oknum untuk memanfaatkan kebingungan warga.
"Kami ingin adanya edukasi lagi yang lebih detail dan masif terkait fitur-fitur Coretax ini bagaimana pelaporan bagaimana kalau lebih bayar kurang bayar bagaimana apabila mereka merasa keberatan dan sebagaimana yang menyebabkan kebingungan dan dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab," ujarnya.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]