MARKET DATA

Warga Pilih Ngemal Saat Libur Lebaran 2026, Ini Produk Paling Diserbu

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
31 March 2026 14:00
Pengunjung melihat produk yang dijual pada salah satu tenan di Pusat Perbelanjaan Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (26/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Pengunjung melihat produk yang dijual pada salah satu tenan di Pusat Perbelanjaan Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (26/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengusaha pusat perbelanjaan atau mal membeberkan kondisi mal beberapa hari setelah Lebaran/ Idulfitri 1447 H atau 2026 mengalami peningkatan pengunjung, di mana hal ini menjadi momentum terbaik bagi mal untuk meningkatkan pendapatan.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja melaporkan tingkat kunjungan atau okupansi mal terpantau meningkat dari hari pertama Lebaran hingga berakhirnya libur Lebaran 2026. Adapun kenaikannya bisa mencapai 12%.

"Berdasarkan data dari Lebaran pertama sampai dengan Minggu, hari terakhir libur Lebaran, rata -rata pertumbuhan tingkat kunjungan adalah sekitar 12% dibandingkan 2025 lalu," kata Alphonzus saat dihubungi CNBC Indonesia, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, puncak kunjungan masyarakat ke mal rata-rata terjadi pada Lebaran hari kedua atau H+1 Lebaran.

"Puncak kunjungan masyarakat ke mal terjadi pada Idulfitri hari kedua," terangnya.

Alphonzus melanjutkan, pola belanja masyarakat cenderung berbelanja produk makanan dan minuman serta hiburan.

"Jika pada Ramadan lalu hampir semua kategori produk dan barang mengalami peningkatan penjualan, tapi di Lebaran, pola belanja berubah, mana masyarakat cenderung berbelanja produk makanan dan minuman serta hiburan," jelasnya.

"Diperkirakan rata-rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan menjelang dan pada saat Ramadan dan Idulfitri akan meningkat sekitar 10-15% dibandingkan dengan tahun lalu," pungkas Alphonzus.

(dce) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos Pengusaha Beri Kabar Baik, Warga RI Bakal Padati Mal-Minta Ini


Most Popular
Features