MARKET DATA
Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Siap Siaga! Lebih 84 Juta Orang Mudik Lebaran Pilih Naik Mobil-Motor

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
11 March 2026 17:45
Puncak arus mudik masih berlangsung pada H-2 Lebaran 2025. Situasi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di KM 31 arah Cikarang Barat, terpantau padat merayap pada siang hari, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Adiandono)
Foto: Puncak arus mudik masih berlangsung pada H-2 Lebaran 2025. Situasi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di KM 31 arah Cikarang Barat, terpantau padat merayap pada siang hari, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Adiandono)

Jakarta, CNBC Indonesia - Moda transportasi pribadi diperkirakan kembali mendominasi perjalanan mudik Lebaran 2026. Pemerintah memproyeksikan sebagian besar masyarakat akan menggunakan kendaraan sendiri dibanding transportasi umum.

Fenomena ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah karena dominasi kendaraan pribadi dapat meningkatkan potensi kemacetan, khususnya di ruas tol utama serta jalan arteri penghubung antarwilayah.

Dalam rapat kerja dengan DPR, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memaparkan, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia saat pulang ke kampung halaman.

"Secara nasional, dari sisi pilihan moda, mobil pribadi masih menjadi sarana utama pemudik dengan 76,24 juta orang, diikuti oleh sepeda motor dan bus," kata Dudy di Gedung DPR RI, Rabu (11/3/2026).

Lonjakan penggunaan mobil pribadi juga terlihat dari tingginya jumlah kendaraan yang diperkirakan akan melintasi jalan tol selama periode mudik.

"Sebagian besar pengguna mobil memanfaatkan jalan tol mencapai sebesar 50,63 juta orang," jelasnya.

Sementara itu pengguna sepeda motor diperkirakan akan banyak memanfaatkan jalur alternatif di luar jalan utama maupun jalan tol.

"Adapun pengendara sepeda motor cenderung memilih jalur alternatif di luar jalur utama yaitu sebesar 8,65 juta orang," lanjut Dudy.

Artinya total akan ada pergerakan sekitar 84,89 juta orang menggunakan kendaraan bermotor sendiri.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena lonjakan kendaraan di jalur arteri dapat memicu kepadatan di daerah-daerah penghubung antarwilayah.

Menurut Dudy, pemerintah juga telah memetakan berbagai simpul transportasi yang diprediksi akan menjadi titik paling sibuk selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Ia menyebut bandara terbesar di Indonesia masih menjadi pusat mobilitas udara nasional.

"Bandara asal terpadat adalah Bandara Soekarno-Hatta dan tujuan terpadat juga Bandara Soekarno-Hatta," kata Dudy.

(dce) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Siap-Siap! Menhub Ungkap Ada Puluhan Ribu Tiket Gratis Mudik Lebaran


Most Popular
Features