MARKET DATA
Mining Forum 2026

ESDM Masih Evaluasi Kebijakan Pemangkasan Produksi Batu Bara-Nikel

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
06 March 2026 17:12
Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Siti Sumilah Rita Susilawati saat menyampaikan pemaparan dalam Mining Forum 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (6/3/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Siti Sumilah Rita Susilawati saat menyampaikan pemaparan dalam Mining Forum 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (6/3/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengevaluasi kebijakan pemangkasan produksi batu bara dan nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Adapun isu yang beredar mengenai pemangkasan produksi batu bara menjadi 600-an juta ton tahun ini belum final.

Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Sesditjen Minerba), Siti Sumilah Rita Susilawati menyampaikan, bahwa perlu diluruskan bahwa terkait dengan RKAB 2026 bukan pembatasan produksi melainkan penyesuaian.

"Kenapa kemudian pemerintah mengambil penyesuaian ini, bukan tiba-tiba, ini sudah setahun lalu. Tambang ini kan milik negara, izin kan diusulkan, negara berhak mengevaluasi dengan pertimbangan dan itu tidak apa-apa kalau tidak disampaikan detail ke publik," terang Rita dalam Mining Forum 2026 CNBC Indonesia, "Apa Kabar Industri Tambang RI?", Jumat (6/3/2026).

Pemerintah pun kata Rita, menyadari kekhawatiran para pengusaha pertambangan yang diantaranya khawatir adanya layoff. Namun, kebijakan ini diambil dengan segala macam risiko atau pemerintah memastikan keberlangsungan usaha pertambangan.

"Bukan tidak didengar, ini disimpan dulu. Ini masih penyesuaian nanti evaluasi dan akan bisa diajukan revisi RKAB di Juni-Juli. Dan bisa dilakukan penyesuaian dengan justifikasi abcd," tegas Rita.

"Sekali lagi kebijakan ini dengan risiko semua yang diambil pemerintah. Risiko tadi pemerintah aware akan ada evaluasi. Keberlangsungan usaha ada layoff itu dipikirkan," tegas Rita.

(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pengusaha Minta Tinjau Ulang Pemangkasan Produksi Batu Bara-Nikel


Most Popular
Features