12 Update Baru AS-Israel vs Iran, Trump Sebut Perang Kelar 4 Minggu
8.Pejabat AS Akan Sampaikan Alasan Perang Iran ke Publik
Para pejabat tinggi AS, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, akan menyampaikan alasan kepada Kongres, Selasa (8/3/2026). Selain Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Direktur CIA John Ratcliffe, dan kepala militer Jenderal Dan Caine juga akan dimintai keterangan di Kongres.
9.Kontainer Maersk Tangguhkan Transit di Selat Hormuz
Perusahaan pengiriman kontainer Maersk mengatakan pihaknya menghentikan pelayaran melalui Terusan Suez dan Selat Hormuz karena alasan "keamanan". Perusahaan Denmark ini adalah yang terbaru dari beberapa kelompok pengiriman yang membuat pengumuman serupa setelah Garda Revolusi Iran menyatakan selat tersebut ditutup pada hari Sabtu.
10.Inggris Izinkan AS Gunakan Panggalan di Arab
Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengatakan dia telah setuju untuk mengizinkan Amerika menggunakan pangkalan Inggris untuk menembakkan serangan "pertahanan" yang bertujuan untuk menghancurkan rudal Iran dan peluncurnya. Namun dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial, ia menambahkan negaranya tak akan terlibat perang.
"Kami tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan kami tidak akan bergabung dalam aksi ofensif sekarang," tegasnya.
11.Markas Garda Revolusi 'Dihancurkan'
Militer AS mengumumkan telah menghancurkan markas Garda Revolusi (IRGC). Hal ini ditegaskan Komando Pusat AS, atau CENTCOM
"Amerika memiliki militer terkuat di dunia, dan IRGC tidak lagi memiliki markas," katanya dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa serangan itu terjadi pada hari Sabtu.
"Sementara itu, militer Israel mengatakan telah menyerang puluhan pusat komando militer rezim, termasuk markas besar Korps Garda Revolusi Islam, markas intelijen, pusat komando Angkatan Udara IRGC, dan markas keamanan internal," tambahnya.9
12.Negara-Negara Teluk Berjanji Membela Diri 'Lawan' Iran
Negara-negara Teluk berjanji untuk membela diri terhadap serangan Iran, termasuk dengan "menanggapi agresi" jika perlu. Ini Dewan Kerja Sama Teluk mengadakan pertemuan melalui tautan video untuk merumuskan tanggapan terpadu.
(tfa/tfa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]