RI Bersedia Jadi Mediator AS-Iran, Prabowo Siap Terbang ke Teheran

haa, CNBC Indonesia
Sabtu, 28/02/2026 18:55 WIB
Foto: (via REUTERS/WANA)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan ini disampaikan Kemlu RI di postingan X, Sabtu (28/2/2026). Kemlu RI pun menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi.


"Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai," tulis Kemlu RI.

Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi.

Kemlu memandang peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia.

Adapun, WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 9914668845 / +98 902 466 8889 atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Dalih Alkitab, Dubes AS Mike Huckabee Dikecam Negara Arab