Sebelum Disegel Bea Cukai, Toko Emas Bening Luxury Ramai Pelanggan

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 24/02/2026 16:30 WIB
Foto: Penampakan toko perhiasan mewah Toko Bening Luxury Pluit, di Penjaringan, Jakarta Utara, yang disegel Bea Cukai Kanwil Jakarta minggu lalu, Jumat (20/2/2026). (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan telah melakukan penyegelan terhadap toko perhiasan mewah Toko Bening Luxury Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Penyegelan dilakukan pada Jumat (20/2/2026) karena toko tersebut diduga belum memenuhi prosedur penuh di bidang bea masuk atau perpajakan. Ini adalah tindakan penyegelan kedua setelah Tiffany & Co pada 11 Februari lalu. 

Adapun, penyegelan dilakukan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor Jakarta Utara. CNBC Indonesia pun mencoba menelusuri toko Bening Luxury di Pluit pada hari ini, Selasa (24/2/2026). Tim CNBC Indonesia melakukan pantauan lapangan dan mencoba mengumpulkan informasi dari warga di sekitar toko Bening Luxury. 

Menurut keterangan tukang parkir yang meminta anonim, sebelum penyegelan, toko Bening Luxury ramai dikunjungi para pelanggan.


"(Bening Luxury) Di Pluit dari awal buka ramai banget. Sehari hari juga ramai. Tapi kalau puasa memang lebih sepi, tahun lalu juga begitu," ucapnya pada Selasa (23/2/2026).

Tukang parkir yang memberikan informasi kepada CNBC Indonesia mengatakan, Bening Luxury sempat membuka toko baru yang masih berada di sekitar daerah Pluit. Toko baru dibuat karena ada renovasi gedung di toko utama. Toko baru tersebut terletak di dekat PLTU Pluit. Namun, ketika disambangi Tim CNBC Indonesia, toko tersebut tidak dapat ditemukan.

"Sekitar 4 tahun lalu ada renovasi gedung jadi pindah ke Deket PLTU Pluit. Renovasi selesai, toko Pluit di buka lagi. Tapi di deket PLTU masih ada," ujarnya.

Dari penelusuran Tim CNBC Indonesia, nomor admin yang tertera pada website Bening Luxury masih dapat dihubungi. Saat Tim CNBC Indonesia masuk ke dalam WhatsApp toko tersebut, chatbot menjawab dan memberikan pilihan menu, informasi lokasi toko dan waktu operasional, katalog, atau berbicara dengan sales. Saat terhubung dengan kontak sales, CNBC Indonesia berhasil terhubung dengan penjual tersebut.

Tim CNBC Indonesia yang berlaku sebagai calon pembeli pun bertanya soal lokasi toko, dan menurut penjual tersebut hanya ada di Pluit.

"Kita di Pluit saja nih kak. Kalau boleh tau kakak sedang cari item perhiasan apa nih kak?," tulis penjual via aplikasi WhatsApp.

Penjual pun mengatakan bahwa pembelian cincin melalui sistem Pre Order (PO) dengan waktu pembuatan 3-4 pekan, sesuai yang tertera dalam website resmi.

Agen penjual juga mengatakan bahwa pemesanan bisa dilakukan langsung dengannya via WhatsApp dengan pembayaran bisa dilakukan menggunakan kartu kredit atau cash.

"Benar kak, kalau ada yg cocok nanti kita bantu cek harga terupdatenya dulu ya. kak untuk pembayaran DP 50% kak, sisanya nanti stelah cincin nya jadi ya," ujar agen penjual tersebut.

Berdasarkan pantauan di website, Bening Luxury menjual perhiasan berlian dengan harga Rp6 juta hingga Rp250 juta dengan jenis dari cincin, kalung, gelang, dan bentuk perhiasan lainnya. Tim CNBC Indonesia sudah menghubungi DJBC pusat. Namun, DJBC belum memberikan komentar terkait dengan temuan ini.

Foto: Bening Luxury. (Dok. Istimewa)
Bening Luxury. (Dok. Istimewa)

Foto: Bening Luxury. (Dok. Istimewa)
Bening Luxury. (Dok. Istimewa)
Foto: Bening Luxury. (Dok. Istimewa)
Bening Luxury. (Dok. Istimewa)

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bantuan Diaspora Buat Aceh Tertahan di Bea Cukai