MARKET DATA

BPS: Ekspor RI Naik 11,64% Jadi US$26,35 M di Desember 2025

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
02 February 2026 11:12
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat meyampaikan rilis BPS Senin, (2/2/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)
Foto: Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat meyampaikan rilis BPS Senin, (2/2/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor Indonesia sepanjang Desember 2025 mencapai US$ 26,35 miliar. Kinerja ekspor ini naik 11,64% jika dibandingkan Desember 2024.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono mengatakan ekspor nonmigas naik 13,72% dengan nilai US$ 25,09 miliar

"Peningkatan nilai ekspor Desember didorong oleh peningkatan ekspor nonmigas. Kenaikan komoditas non migas yang naik cukup besar sekali lemak, minyak hewan, nabati naik 43,53%," kata Ateng.

Selain itu, nikel dan daripadanya juga naik cukup besar 59,92%, andil untuk nikel dan barang daripadanya mencapai 0,23%. Kemudian, ada peningkatan ekspor mesin dan perlengkapan elektronik dan bagiannya yang juga naik cukup tinggi 22,08% dengan andil 1,26%.

Dengan demikian, ekspor Indonesia secara kumulatif mencapai US$ 282,21 miliar atau naik 6,15%. Peningkatan kinerja ekspor ini ditopang oleh kinerja ekspor nonmigas terutama ekspor dari industri pengolahan.

"Ekspor dari industri pengolahan yang naik cukup besar adalah CPO, dan barang perhiasan, barang berharga kimia, bahan dasar organik logam dasar bukan besi dan semi konduktor serta komponen elektronik lainnya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Meningkat 8,03%, Ekspor RI Sentuh US$ 160 M hingga Juli 2025


Most Popular
Features