Ngeri Resesi, Elon Musk Kasih Warning ke The Fed

News - Demis Rizky Gosta, CNBC Indonesia
30 November 2022 21:30
Elon Musk yang baru saja menjadi CEO Twitter menghadiri pesta Halloween tahunan Heidi Klum. Elon Musk tampil mengenakan kostum berupa perpaduan warna hitam dan merah dengan bahan kulit. (Getty Images/Taylor Hill) Foto: Elon Musk yang baru saja menjadi CEO Twitter menghadiri pesta Halloween tahunan Heidi Klum. Elon Musk tampil mengenakan kostum berupa perpaduan warna hitam dan merah dengan bahan kulit. (Getty Images/Taylor Hill)

Jakarta, CNBC Indonesia - Orang terkaya dunia Elon Musk tampaknya sangat waswas menghadapi potensi resesi. Apalagi, ekonomi dunia terus dibebani oleh aksi bank sentral Amerika Serikat yaitu The Fed.

Lewat Twitter, Elon Musk menyatakan upaya The Fed menekan laju inflasi membuat bahaya resesi makin mengancam. Menurutnya, The Fed "harus memangkas suku bunga segera" atau ada risiko "potensi resesi parah makin tinggi."

Pendapatan tersebut diungkapkan Musk dalam diskusi dengan beberapa pengguna Twitter.

Dalam utas percakapan, Sven Henrich, pendiri NorthmanTrader menyatakan bahwa The Fed "terlalu lama santai dan salah membaca laju inflasi dan kini mereka melakukan pengetatan dengan agresif ke struktur utang yang sangat tinggi, tanpa mempertimbangkan efek tunda dari kenaikan suku bunga, lagi-lagi mereka bakal terlambat telah menyebabkan kerusakan."

Musk membals, "tepat sekali."

Ini bukan pertama kalinya Musk memberikan peringatan soal ekonomi suram.

Pada 24 Oktober, CEO Tesla dan Twitter tersebut memperkirakan resesi global bisa berlangsung hingga musim semi 2024. Namun, dia menekankan bahwa itu "hanya sebatas terkaan."

Peringatan Musk dilontarkan bersama nama-nama tenar lain dari dunia bisnis seperti CEO Amazon Jeff Bezos, CEO JPMorgan Jamie Dimon, dan CEO Goldman Sachs David Solomon.

The Fed, menurut CNBC International, tampak memasuki tahap terakhir dari kebijakan penaikan suku bunga untuk menekan inflasi di Amerik Serikat, yang saat ini ada di level tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

Bank sentral tersebut telah enam kali menaikkan suku bunga sepanjang tahun ini ke level 3,75%-4%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Duh! LSM Tolak Elon Musk Investasi ke RI


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading