Internasional

Resmi! Anwar Ibrahim Dilantik sebagai PM Baru Malaysia

News - luc, CNBC Indonesia
24 November 2022 16:18
Perdana Menteri baru Malaysia Anwar Ibrahim melambai pada fotografer saat ia tiba di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia, 24 November 2022. (Fazry Ismail/Pool via REUTERS) Foto: Datuk Seri Anwar Ibrahim resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah mengucapkan sumpah di Istana Negara, Kamis (24/11/2022). (REUTERS/POOL)

Jakarta, CNBC Indonesia - Datuk Seri Anwar Ibrahim resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah mengucapkan sumpah di Istana Negara, Kamis (24/11/2022).

Dilansir The Star, Anwar Ibrahim mengucapkan sumpah di depan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al- Mustafa Billah Shah.

"Saya, Anwar Ibrahim, setelah ditunjuk untuk menjabat sebagai Perdana Menteri, bersumpah dengan sungguh-sungguh bahwa saya akan dengan jujur memenuhi tugas itu dengan segala upaya saya dan bahwa saya akan mengabdikan kesetiaan saya yang sebenarnya kepada Malaysia," kata pria berusia 75 tahun itu dalam pakaian tradisional Malaysia.

Pelantikan ini merupakan akhir 'drama' pemilu Malaysia yang menyedot perhatian publik beberapa hari terakhir.

Adapun, Gabungan Parti Sarawak (GPS) siap menjadi bagian dari pemerintah persatuan sesuai dengan keputusan Yang di-Pertuan Agong, kata Perdana Menteri Sarawak Tan Sri Abang Johari Tun Openg.

Namun, dia mengatakan terserah kepada Perdana Menteri baru untuk membentuk pemerintahan.

Sebelumnya meski sudah melakukan pemilu sejak Sabtu, PM Malaysia tak kunjung ditentukan. Ini terkait tak ada partai yang memenangkan mayoritas suara parlemen.

Partai Anwar Ibrahin, Pakatan Harapan, mengumpulkan jumlah kursi tertinggi dengan 82. Ini diikuti oleh partai lain, yakni Perikatan (73), Barisan Nasional (30), Gabungan Parti Sarawak (23), Gabungan Rakyat Sabah (enam), Warisan (tiga), Parti Bangsa Malaysia dan Parti Kesejahteraan Demokratik Masyarakat masing-masing satu kursi.

Ada dua suara independen yang lolos. Untuk membentuk pemerintah, partai perlu mayoritas 112 kursi di parlemen dari total 222 kursi yang ada.

Raja Malaysia pun akhirnya 'turun gunung' dengan mengumpulkan para penguasa untuk membahas hal tersebut sebelum memutuskan Anwar Ibrahim untuk dilantik sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Raja Malaysia Segera Tunjuk PM Baru, Anwar atau Muhyiddin?


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading