Terkubur 100 Tahun Lebih, Berapa Nilai Harta Karun MRT?

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
21 September 2022 20:30
Tim arkeolog membongkar terakota pipa air kuno untuk dipindahkan saat pembangunan MRT Jakarta fase 2 dari Bundaran HI-Ancol, Glodok , Jakarta Barat  Selasa (20/9/2022). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Foto: Tim arkeolog membongkar terakota pipa air kuno untuk dipindahkan saat pembangunan MRT Jakarta fase 2 dari Bundaran HI-Ancol, Glodok , Jakarta Barat Selasa (20/9/2022). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Manajemen MRT Jakarta mengungkapkan telah menemukan cagar budaya dalam proses pembangunan MRT Jakarta fase 2 dari Bundaran HI-Ancol. Benda-benda peninggalan budaya kuno itu rencananya akan dipamerkan di Stasiun Kota.

Total artefak yang ditemukan pada proses penggalian mencapai ribuan, mulai dari pecahan keramik, potongan pipa, hingga bata dari zaman Belanda. Namun, nilainya belum diketahui.

"Wah enggak tuh. Kita enggak melakukan penilaian so far," kata Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim kepada CNBC Indonesia, Rabu (21/9/22).

Berbagai penemuan tersebut sangat berpotensi bernilai tinggi, pasalnya usia cagar budaya ini sudah berusia ratusan tahun. Misalnya pipa terakota itu terbangun pada tahun 1750-an, di zaman VOC, pipa air dibangun pada 1920-an, hingga rel trem pada 1883-1959.

Saluran air yang ditemukan itu disinyalir merupakan bagian dari sistem pasokan air bersih Kota Batavia alias waterleiding pada abad 18. Saluran itu mengalirkan air bersih melalui kolam air atau water plat sampai menuju Benteng atau Kastil Batavia.

Dulunya banyak orang-orang Belanda tinggal di dalam kastil tersebut. Area kastil tersebut sekarang menjadi area Museum Fatahilah.

Jalur pipa air ini direncanakan sekitar tahun 1730, pembangunannya memakan waktu cukup lama, bahkan di 1780 pun pembangunan saluran air ini belum selesai sepenuhnya.

Di tahun 1800-an baru lah saluran air bersih ini bisa digunakan secara penuh. Katanya, proses pembangunan lama dikarenakan menunggu pengiriman material langsung dari Belanda.

Tidak menutup kemungkinan MRT Jakarta pun bakal melakukan penelitian mengenai nilainya.

"But good question, nanti kita tanyakan juga bagaimana menilai temuan-temuan ini," kata Silvia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

MRT Mau Pamer Harta Karun Perut Jakarta, Catat Tempatnya


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Baca Juga
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading