Internasional

Kebal Resesi, Ekonomi Jerman Tumbuh di Atas Ekspektasi

News - luc, CNBC Indonesia
25 August 2022 14:13
Bendera Jerman di Gedung Reichstag, Berlin, Jerman pada 2 Oktober 2013 (REUTERS/Fabrizio Bensch) Foto: Bendera Jerman di Gedung Reichstag, Berlin, Jerman pada 2 Oktober 2013 (REUTERS/Fabrizio Bensch)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kendati pertumbuhan ekonomi Jerman melambat pada kuartal II/2022, negara tersebut masih tak tersentuh "hantu" resesi dengan mencatatkan pertumbuhan PDB sebesar 1,7% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Berdasarkan data yang dirilis Kantor Statistik Federal, Kamis (25/8/2022), pertumbuhan itu melambat dibandingkan dengan kuartal I/2022 sebesar 3,6% yoy. Namun, lebih tinggi dari konsensus dan perhitungan awal sebesar 1,4%.

Sementara itu, pertumbuhan PDB kuartal II/2022 secara kuartalan (quarter-to-quarter/qtq) tercatat sebesar 0,1%.

Angka tersebut melambat dari pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 0,8%, namun lebih tinggi dari konsensus dan perhitungan awal sebesar 0% atau stagnan.

Adapun, pertumbuhan itu ditopang oleh pengeluaran rumah tangga dan pemerintah.

Pengeluaran rumah tangga naik 0,6% karena konsumen ingin mengambil kesempatan untuk bepergian setelah pembatasan kegiatan karena Covid-19 dilonggarkan. Bahkan, hal itu dilakukan di tengah harga energi yang melambung.

Sementara itu, pengeluaran pemerintah naik 2,3% serta investasi mesin dan peralatan naik 1,1%.

Selain itu, meskipun ada gangguan dalam rantai pasokan di seluruh dunia, ekspor barang dan jasa naik 0,3% dan impor melonjak jauh lebih cepat 1,6%. Di sisi produksi, pencabutan pembatasan Covid-19 menyebabkan kenaikan di sebagian besar cabang jasa sementara terjadi penurunan di sektor manufaktur dan konstruksi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pertumbuhan PDB Jerman Stagnan, Resesi Masih Mengintai


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading