Internasional

Heboh Kim Jong Un Menderita, Sakit Serius?

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
13 August 2022 07:00
In this image made from video broadcasted by North Korea's KRT, North Korean leader Kim Jong Un wears a face mask on state television during a meeting acknowledging the country's first case of COVID-19 Thursday, May 12, 2022, in Pyongyang, North Korea. North Korea imposed a nationwide lockdown Thursday to control its first acknowledged COVID-19 outbreak after holding for more than two years to a widely doubted claim of a perfect record keeping out the virus that has spread to nearly every place in the world. (KRT via AP) Foto: AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah euforia 'kemenangan' Korea Utara (Korut) melawan Covid-19 ternyata ada kurang sedap yang menimpa Kim Jong Un.

Pemimpin tertinggi Korut tersebut dilaporkan sakit keras selama Covid menyerang negara tersebut.

Fakta ini dibongkar adik perempuannya Kim Yo Jong. Ini pun dimuat media corong pemerintah Korut, KCNA.


"Kim Yo Jong mengatakan dalam pidatonya bahwa pemimpin Korut sempat mengalami sakit serius," tulis NDTV dan juga AFP mengutip KCNA, dilansir Jumat (12/8/2022).

"Ia bahkan tidak dapat berbaring bahkan sebentar saja karena memikirkan rakyatnya," tambah laporan itu mengatakan betapa menderitanya Kim Jong Un.

Sayangnya tidak disebut jelas apa penyakit Kim Jong Un. Namun, sebagian media menilai mungkin ia terinfeksi Covid-19.

Sebelumnya, kesehatan Kim Jong Un selalu menjadi spekulasi beberapa tahun terakhir. Fisiknya yang berubah, dengan berat badan menurun, membuat banyak pihak bertanya-tanya.

Apalagi, keluarganya memiliki riwayat penyakit jantung. Ia bahkan sempat dikabarkan melakukan operasi kardiovaskuler dan meninggal 2020 lalu.

Sebelumnya, Korut mengumumkan kemenangan dalam pertempuran melawan Covid-19 kemarin. Pejabat di sana melaporkan tak ada lagi kasus baru selama dua minggu.

Menurut ahli, Korut memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia, dengan rumah sakit yang tidak lengkap. Negara itu tidak memiliki obat atau vaksin perawatan Covid-19.

Korut sendiri menyalahkan Korsel atas wabah yang menyebar. Negeri Pertapa menuding terdapat "hal-hal asing" di dekat perbatasan Korsel yang menyebabkan wabah Covid-19 muncul di Korut.

"Banyak negara telah mengakui bahaya penyebaran penyakit menular melalui kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi", kata Kim Yo Jong.

"Sangat mengkhawatirkan bahwa Korsel mengirim selebaran, uang, brosur, dan barang-barang ke wilayah kami," tambahnya.

"Kami akan merespons dengan memberantas tidak hanya virus, tetapi juga otoritas Korea Selatan," tegasnya lagi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tolak Jutaan Vaksin, Ini Strategi Kim Jong Un Tangani Covid


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading