Sanksi Atas Rusia Berdampak ke Inggris, Begini Ceritanya

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
28 June 2022 20:45
London. London disebut sebagai salah satu kota terbesar di dunia, dan bersinar sehingga tidak pernah membosankan untuk dikunjungi. Kota ini pun memiliki paduan gaya klasik dan modern, dan menjadikannya relevan untuk semua pelancong, tua dan muda.(Photo by Benjamin Davies on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sanksi yang diterapkan negara-negara Barat seperti Inggris kepada beberapa figur kaya Rusia telah menimbulkan masalah baru. Saat ini, orang-orang kaya asal Negeri Beruang Putih itu dilaporkan sulit menjual propertinya di Negeri Ratu Elizabeth.

Mengutip Reuters, ibu kota Inggris London sebelumnya merupakan tempat favorit bagi orang kaya Rusia untuk membeli hunian mewah. Namun saat ini, para pemilik hunian itu tidak dapat menjualnya akibat sanksi yang dijatuhkan karena aksi Moskow menyerang Ukraina. Ini kemudian membekukan transaksi penjualan properti mewahnya di kota itu.

"Pasti ada sejumlah transaksi yang belum dilakukan. Ada dua transaksi yang bahkan lebih dari 40 juta pound," CEO broker properti The London Broker, Charlie Willis, Selasa (28/6/2022).


"Dalam kedua kasus, pembeli disarankan untuk tidak melanjutkan hanya karena penjual awalnya orang Rusia."

Menurut agen properti lainnya, Benham & Reeves, kesulitan penjualan ini justru mendorong harga properti di wilayah prime area kota London hingga 4,7%. Pasalnya, rumah yang dapat dijual saat ini menjadi terbatas.

"Pasar didorong oleh kurangnya pasokan," kata Geoff Garrett, direktur broker hipotek Henry Dannell.

Sementara itu, di sisi lain, agen properti Aston Chase menyatakan orang kaya Rusia semakin berhati-hati agar tidak terjebak dalam jaring sanksi. Mereka dilaporkan juga enggan menjual asetnya dengan harapan dapat menetap di Inggris agar tak terkena sanksi.

"Orang Rusia tidak membeli (dengan cara yang sama) dan mereka tidak menjual, bukan karena mereka tidak mau dalam beberapa kasus, tetapi karena mereka mungkin tidak bisa atau mungkin masuk akal untuk berharap ... menetap," kata Mark Pollack, salah satu pendiri Aston Chase.

Inggris sendiri diketahui menjatuhkan sanksi yang keras terhadap beberapa orang kaya Rusia. Salah satu figur Rusia yang jatuh dalam sanksi ini adalah pemilik klub bola Chelsea, Roman Abramovich, yang tidak dapat menjual atau mendapatkan pemasukan dari timnya itu.

London berdalih Abramovich memiliki hubungan yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Selain Abramovich, figur Rusia kaya yang disanksi Inggris seperti raja aluminium Oleg Deripaska.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Skenario Perang Rusia - Ukraina, Berujung Damai?


(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading