Korut Kerahkan Tim untuk Investigasi Wabah Misterius Baru

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
19 June 2022 17:15
A sign depicting a scene of medical products transportation is displayed at the empty street, amid growing fears over the spread of coronavirus disease (COVID-19), in Pyongyang, North Korea, in this photo released by Kyodo on May 23, 2022. Kyodo via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. JAPAN OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN JAPAN.

Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Utara tengah dihantui merebaknya penyakit usus misterius di Provinsi Hwanghae Selatan. Sebanyak 1.600 orang dikabarkan telah terjangkit penyakit yang kini disebut epidemi enterik akut tersebut. 

Karena kondisi tersebut, pemerintah Korea Utara dikabarkan telah mengirim kru medis dan penyelidik epidemiologi ke Provinsi Hwanhae Selatan untuk membantu pasien terjangkit dan menyelidiki lebih lanjut penyakit ini.

Setidaknya 800 keluarga yang menderita epidemi enterik akut telah menerima bantuan di Provinsi Hwanghae Selatan sejauh ini. Enterik sendiri mengacu pada penyakit berkaitan dengan saluran pencernaan dan bisa jadi berhubungan dengan kolera atau tipes.


Pada hari Minggu (19/6/2022) kantor berita negara KCNA merinci upaya pencegahan penyakit ini, yakni meliputi karantina, penyaringan intensif untuk semua penduduk, dan perlakuan khusus serta pemantauan orang-orang yang rentan seperti anak-anak dan orang tua.

"Tim Diagnosis dan Perawatan Cepat nasional Korut bekerja dengan pejabat kesehatan setempat, dan langkah-langkah diambil untuk memastikan bahwa pertanian tidak terganggu di area pertanian utama," kata KCNA dalam laporannya, dikutip dari Reuters, Minggu (19/6/2022).

Tim tersebut juga saat ini tengah melakukan pekerjaan desinfeksi, seperti memastikan tidak ada limbah demi memastikan keamanan air minum dan air rumah tangga.

Wabah baru ini pertama kali dilaporkan pada hari Kamis (16/6) ini semakin membebani negara Korut karena mereka sedang memerangi masalah kekurangan pangan dan gelombang COVID-19 yang belum usai.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

10 Tahun Berkuasa, Ini Sosok Kim Jong Un dan Dinasti Keluarga


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading