Niat Ford Bangun Pabrik di RI Lebih Maju, Tesla Apa Kabar?

News - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
06 June 2022 18:15
FILE - This Feb. 15, 2018 photo shows a Ford logo on display at the Pittsburgh Auto Show in Pittsburgh. Ford is recalling more than 268,000 cars in North America, on Wednesday, March 25, 2020  to fix doors that could open unexpectedly or may not close. The recall covers the 2014 through 2016 Ford Fusion and Lincoln MKZ, and the 2014 and 2015 Ford Fiesta.  (AP Photo/Gene J. Puskar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa pabrikan otomotif asal Amerika Serikat yakni Ford tertarik untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Terutama dalam pengembangan mobil listrik berbasis baterai.

Bahkan menurut Luhut pembicaraan dengan Ford lebih maju ketimbang dengan Tesla. Apalagi Indonesia digadang-gadang bakal menjadi pusat rantai pasok mobil listrik di dunia.

"Ford ini malah lebih maju. Jadi tadi malam Ford ini masih diskusi dengan Deputi saya, mereka akan datang ke mari untuk melihat karena semua dunia ini melihat mana yang bisa mereka end to end dapat produk green dan cost-nya murah," kata dia saat ditemui di Kawasan Candi Borobudur, Senin (6/6/2022).


Meski demikian, Luhut memastikan bahwa pendiri dan CEO Tesla Elon Musk akan tetap berinvestasi di Indonesia, bahkan akan membuka agen resmi (kantor) di Indonesia. Hal tersebut menyusul aksi perusahaan yang telah membuka kantor terlebih dahulu di Thailand.

"Elon musk sudah investasi di Thailand dan betul dia buka agen. Sama juga di Indonesia dia mau buka agen," ujarnya.

Menurut Luhut, diskusi antara pemerintah dengan Elon Musk terkait rencana investasi Tesla terhadap pengembangan baterai lithium-ion untuk mobil listrik sudah cukup maju. Bahkan saat ini Tesla juga tengah mendiskusikan rencana pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia.

"Terkait mobil itu juga sekarang negosiasi tapi ingin saya katakan pada anda (Elon), kalau anda ingin dapat mobil yang end to end green energy tempat yang terbaik itu Indonesia. Kapan ini terjadi? Ya kita lihat terus," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Grup Bakrie Sowan Ke Markas Tesla


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading