Saat Luhut Rayu Mahasiswa Jadi Petani Food Estate

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
20 April 2022 09:25
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan Saat Memberikan Keterangan Hasil Ratas Evaluasi PPKM, 7 Maret 2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengajak pelajar dan mahasiswa Politeknik Pengembangan Pertanian Medan dan Universitas Sumatera Utara ikut membantu pemerintah melalui edukasi, pendampingan dan aplikasi ilmu kepada petani.

Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja untuk meninjau perkembangan kawasan Lumbung Pangan atau Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (14/4/2022).

Ia mengklaim pemerintah ingin mulai menerapkan pertanian modern dengan penerapan mekanisasi penuh, otomatisasi irigasi dan pemanfaatan budidaya digital dari hulu ke hilir.


"Ini peluang yang tidak pernah terjadi. Jadi sekarang pemerintah mendorong, jangan sampai hilang kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa untuk berimprovisasi melakukan inovasi teknologi pertanian," kata Luhut.

Penerapan pertanian modern atau yang digagas sebagai program umbi berteknologi ini merupakan kerjasama dari tujuh perusahaan swasta baik sebagai off taker maupun yang bergerak dari sisi teknologi. Program dilakukan secara bertahap dimulai dengan demplot di Desa Hutajulu seluas 17 hektare dengan penerapan mekanisasi dan digitalisasi pertanian.

Terkait dengan hal ini, Luhut menekankan agar pasokan alsintan produk dalam negeri bisa didorong produksinya, serta dipergunakan semaksimal mungkin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Ungkap Masih Ada yang Permainkan Harga Bawang, Siapa?


(dce/dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading