Puan Ketemu Pimpinan Parlemen Liga Arab & Bahrain, Bahas Apa?

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
30 March 2022 11:42
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat menuju tempat konfrensi pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/9/2021). (Dok: DPR RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan dengan Presiden Parlemen Liga Arab, Adel Bin Abdul Rahman Al Asoomi. Pertemuan dilakukan di sela-sela 144th Assembly of the Inter Parliamentary Union (IPU) di Bali International Convention Centre (BICC) Nusa Dua, Bali, Selasa (22/3/2022).

Adapun Puan berbicara soal isu perubahan iklim atau climate change yang menjadi tema dalam IPU ke-144.

"Isu perubahan iklim adalah isu kita bersama. Indonesia mengajak Arab Parliament untuk turut berpartisipasi dalam upaya menanggulangi perubahan iklim," kata Puan dalam keterangan tertulis.


Mantan Menko PMK ini pun menyoroti komitmen Liga Arab yang mendukung partisipasi perempuan di parlemen. Puan menyinggung soal keterwakilan perempuan di DPR yang saat ini berada pada angka 20,8% atau 120 orang dari total 575 anggota.

"Indonesia mengapresiasi langkah progresif Arab Parliament melibatkan perempuan pada pertemuan Parlemen di kawasan Arab dan perhatian yang diberikan terhadap isu pemberdayaan perempuan," ujar dia.

Dia juga mengusulkan dibentuknya Grup Kerja Sama Bilateral antara DPR dan Parlemen Arab. Sebab DPR RI memandang penting diplomasi parlemen baik secara regional dan global.


"Penting juga dilakukan kerja sama untuk memperkuat pembangunan demokrasi, kesetaraan gender terutama di sektor politik, dan hak asasi manusia. Kemudian perlu juga bersama memperkuat pemulihan di masa pandemi termasuk vaksin, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan," sambungnya.

Di samping itu, juga melakukan bilateral meeting dengan Ketua Parlemen Bahrain, Fawzia Bint Abdullah Zainal. Puan berbicara mengenai hubungan bilateral antara Indonesia dan Bahrain yang terjalin sejak 1976.

"Saya mengapresiasi pembukaan Kedutaan Bahrain di Jakarta tahun 2018. Ini salah satunya karena dorongan Delegasi DPR yang berkunjung ke Parlemen Bahrain. Tentunya hal tersebut menunjukkan manfaat diplomasi parlemen," ungkap dia.

Dia juga mendorong agar hubungan antara Indonesia dan Bahrain berkembang. Beberapa kerja sama yang bisa ditingkatkan yakni dalam bidang ekonomi, perdagangan, kerja sama teknik, dan kebudayaan.

"Nilai perdagangan antara Indonesia dan Bahrain adalah yang paling kecil dibandingkan dengan negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC) lainnya. Saya mendorong agar terus ditingkatkan," tuturnya.

Sementara itu, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri yang mendampingi Puan dalam pertemuan mengatakan, Ketua Parlemen Bahrain memberi apresiasi atas persahabatan kedua negara.

"Bahrain juga menganggap seluruh warga negara Indonesia di sana sebagai warga negara dia sendiri. Bahkan seluruh warga negara Indonesia di Bahrain, mereka semua divaksin dan tes Covid-19 secara gratis," jelas Irine.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Puan Kritik Keras Aturan Baru JHT Cair Saat Pensiun 56 Tahun


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading