Kasus 'Son Of Omicron' RI Bertambah Lagi, Waspadai Gejala Ini

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
05 March 2022 12:40
Patients lie on hospital beds as they wait at a temporary holding area outside Caritas Medical Centre in Hong Kong Wednesday, Feb.16, 2022. There was visible evidence that Hong Kong hospitals were becoming overwhelmed by the latest COVID surge, with patients on stretchers and in tents being seen to by medical personnel on Wednesday outside the Caritas hospital. (AP Photo Vincent Yu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan baru-baru ini mengungkapkan total kasus salah satu varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron BA.2 yang juga dijuluki 'Son of Omicron' di Indonesia baru terdeteksi 332 kasus. Sebelumnya varian ini berada di 252 kasus

Puluhan kasus itu terdeteksi melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS). Menurut juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi, varian BA.2 'Siluman Omicron' dikhawatirkan memicu gejala berat daripada strain aslinya.

"Sudah ada 332 kasus ya. Memang ada asumsi bahwa BA.2 Omicron lebih cepat menular dan meningkatkan keparahan," ujar Nadia dikutip dari detik.com, Sabtu (5/3/2022).


Namun, temuan pemerintah sejauh ini belum menunjukkan perbedaan signifikan gejala di antara kedua tipe Omicron tersebut.

"Masih batuk dan pilek (gejala yang paling banyak dilaporkan)," kata Nadia.

Nadia berkata, gejala yang ditemukan pada kasus BA.2 tak jauh beda dengan Ba.1. Ia menyebut pasien BA.2 banyak didominasi oleh tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan seperti batuk.

"Iya (sama dengan BA.1 dan didominasi OTG dan gejala ringan seperti batuk dan pilek)," kata dia.

Varian BA.2 disebut-sebut sebagai varian Omicron yang cepat menular. Namun, kata Nadia, kasus Omicron yang paling banyak dideteksi oleh pihaknya masih BA.1.

"Dari pola yang ada saat ini bukan hanya di RI tapi di dunia, 90 persen Omicron itu didominasi BA.1," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kasus Covid-19 RI Hari Ini Bertambah 479, Terbanyak dari DKI


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading