Internasional

Sedih! Setengah Juta Warga Ukraina Tinggalkan Negaranya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
04 March 2022 21:14
Women and children try to get onto a train bound for Lviv, at the Kyiv station in Ukraine, Thursday, March 3. 2022. (AP Photo/Emilio Morenatti) Foto: AP/Emilio Morenatti

Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan dari Rusia dan Ukraina terus memanas. Situasi yang tidak kondusif ini membuat banyak warga Ukraina mengungsi ke wilayah yang masih aman, bahkan ke luar negeri.

Melansir AFP, lebih dari setengah juta warga telah meninggalkan Ukraina sejak Rusia meluncurkan invasi skala penuh sejak Kamis (24/02/2022) lalu.

Laporan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Senin (28/2/2022), menyebut lebih dari setengah jumlah tersebut melarikan diri ke Polandia.

"Lebih dari 500.000 pengungsi kini telah melarikan diri dari Ukraina ke negara-negara tetangga," kata kepala pengungsi PBB Filippo Grandi dalam sebuah tweet.

Menurut hitungan UNHCR sebelumnya, lebih dari 280.000 orang melarikan diri dari Ukraina ke Polandia saja.

Hampir 85.000 menyeberang ke Hongaria, lebih dari 36.000 ke Moldova, lebih dari 32.500 ke Rumania, 30.000 ke Slovakia dan lebih dari 300 ke Belarus, kata UNHCR.

Banyak dari mereka yang meninggalkan Ukraina bergerak maju menuju negara-negara Eropa lainnya. Badan PBB itu menghitung ada sekitar 34.600 yang telah melakukannya.

Wakil Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Kelly Clements, sebelumnya mengatakan bahwa ada sekitar 4 juta orang yang berusaha melintasi perbatasan saat krisis di Ukraina berlanjut. Ia mengatakan warga Ukraina terpaksa membuat "keputusan hidup atau mati".

"Kita sedang menghadapi krisis kemanusiaan di negara ini sejak delapan tahun terakhir dan sekarang kondisinya menjadi jauh lebih buruk," kata dia, dikutip CNN Internasional.

Clements menambahkan, ada antrean di sejumlah penyeberangan perbatasan negara. Mereka ingin menyeberang ke negara tetangga Moldova. Dia memperkirakan, gelombang pengungsi dari Ukraina masih akan terus berlanjut.

Hingga saat ini, Rusia masih terus melancarkan serangan ke Ukraina. Militer Ukraina berusaha menahan pasukan Rusia dengan meledakkan jembatan yang menghubungkan Ibu kota Kyiv dengan Krimea, yang telah dikuasai Rusia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan Ukraina 'Zona' Netral


(tfa/tfa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading