Rusia-Ukraina Perang, Begini Skenario Garuda Terbang ke Eropa

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
24 February 2022 15:40
Workers clean a Garuda Indonesia's Boeing 737-800 NG aeroplane at the Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, at Soekarno-Hatta International airport near Jakarta, Indonesia, January 21, 2022. REUTERS/Willy Kurniawan Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Kamis (24/2/2022) pagi waktu resmi mengumumkan status darurat militer. Artinya pengamanan wilayah Ukraina diperketat termasuk dalam hal penerbangan.

Lantas apa ada pengaruh terhadap penerbangan maskapai Indonesia ke kawasan Eropa?

Saat ini hanya Garuda Indonesia maskapai dalam negeri yang melayani rute penerbangan ke Eropa, untuk tujuan Amsterdam Belanda. Namun dipastikan adanya konflik ini tidak mempengaruhi terhadap jadwal penerbangan Garuda dari Bandara Soekarno Hatta menuju bandara Schipol, Amsterdam.


"Aman kita nggak lewat situ (Ukraina)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra kepada CNBC Indonesia, Kamis (24/2/2022).

Dia menjelaskan rute yang dilewati Garuda melewati langit Turki, Bulgaria, Romania, Hingga Jerman.

Jalur perbangan pesawat Garuda Indonesia (Tangkapan layar)Foto: Jalur perbangan pesawat Garuda Indonesia (Tangkapan layar)
Jalur perbangan pesawat Garuda Indonesia (Tangkapan layar)

Adanya pengumuman darurat militer ini juga tidak mempengaruhi jadwal keberangkatan Garuda hari ini. Dari website resmi Garuda Indonesia untuk jadwal penerbangan hari ini (24/2/2022) penerbangan tujuan Amsterdam, Belanda masih dijual dengan harga Rp 6,8 juta untuk kelas ekonomi.

Pesawat berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada pukul 23.30 menuju Bandara Schipol, Amsterdam, dengan durasi penerbangan mencapai 14 jam.

Pada hari ini juga tengah dilaporkan Presiden Rusia Valdimir Putin mengumumkan operasi militer, dengan memobilisasi tentara menuju Donbas, Ukraina Timur. Namun nyatanya terdengar ledakan di beberapa kota Ukraina termasuk ibu kota Kiyv.

"Rusia melakukan serangan terhadap infrastruktur militer kami dan penjaga perbatasan kami. Ada ledakan terdengar di banyak kota di Ukraina," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah video dimuat CNN International.

Sehingga dia memutuskan darurat mitler kepada seluruh wilayah Ukraina. Dalam laporan itu juga di tegaskan dia sudah berbicara kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden, untuk mendapatkan dukungan internasional.

"Hari ini kalian masing-masing harus tetap tenang. Tetap di rumah jika Anda bisa. Kami sedang bekerja," ujarnya.

"Tentara sedang bekerja. Seluruh sektor pertahanan dan keamanan bekerja. Jangan panik. Kita kuat. Kita siap untuk semuanya. Kita akan akan menang atas semua orang karena kami adalah Ukraina."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan Ukraina 'Zona' Netral


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading