Ini Dia Jawara Migas RI 2021, Didominasi Pertamina!

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
18 January 2022 11:45
Kilang minyak

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat, produksi terangkut (lifting) minyak pada 2021 rata-rata mencapai 660 ribu barel per hari (bph) atau hanya 93,7% dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 705 ribu bph.

Sementara realisasi salur (lifting) gas pada 2021 sebesar 5.501 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 97,6% dari target dalam APBN sebesar 5.638 MMSCFD. Dengan demikian, realisasi lifting migas pada 2021 tercatat sebesar 1.642 juta barel setara minyak per hari (BOEPD) atau 96% dari target 1,71 juta BOEPD.

Lantas, siapa sajakah produsen minyak dan gas bumi terbesar di Indonesia sepanjang 2021?


Berdasarkan data SKK Migas, berikut lima besar produsen minyak dan gas bumi terbesar sepanjang 2021:

Produsen Minyak:

1. Mobil Cepu Ltd, realisasi lifting 2021 203.525 barel per hari (bph) atau 92,9% dari target dalam APBN 219.000 bph, lebih rendah dari realisasi lifting di 2020 sebesar 217.637 bph.

2. PT Pertamina Hulu Rokan, realisasi lifting 2021 160.747 bph atau 97,4% dari target dalam APBN 165.000 bph, lebih rendah dari realisasi lifting di 2020 sebesar 174.137 bph.

3. PT Pertamina EP, realisasi lifting 2021 71.421 bph atau 84% dari target dalam APBN 85.000 bph, lebih rendah dari realisasi lifting di 2020 sebesar 79.453 bph.

4. Pertamina Hulu Energi ONWJ Ltd, realisasi lifting 2021 27.138 bph atau 96,9% dari target dalam APBN 28.000 bph, lebih rendah dari realisasi lifting di 2020 sebesar 28.835 bph.

5. Pertamina Hulu Mahakam (PHM), realisasi lifting 2021 24.931 bph atau 113,3% dari target dalam APBN 22.000 bph, lebih rendah dari realisasi lifting di 2020 sebesar 29.601 bph.


Produsen Gas:

1. BP Berau Ltd, realisasi lifting gas pada 2021 sebesar 1.054 MMSCFD atau 87,8% dari target dalam APBN 1.200 MMSCFD, lebih rendah dari realisasi lifting gas pada 2020 sebesar 1.074 MMSCFD.

2. ConocoPhillips (Grissik) Ltd, realisasi lifting gas pada 2021 sebesar 829 MMSCFD atau 106,3% dari target dalam APBN 780 MMSCFD, lebih tinggi dari realisasi lifting gas pada 2020 sebesar 767 MMSCFD.

3. PT Pertamina EP, realisasi lifting gas pada 2021 sebesar 680 MMSCFD atau 97,1% dari target dalam APBN 700 MMSCFD, lebih tinggi dari realisasi lifting gas pada 2020 sebesar 663 MMSCFD.

4. PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), realisasi lifting gas pada 2021 sebesar 481 MMSCFD atau 117,3% dari target dalam APBN 410 MMSCFD, lebih rendah dari realisasi lifting gas pada 2020 sebesar 558 MMSCFD.

5. Eni Muara Bakau B.V., realisasi lifting gas pada 2021 sebesar 320 MMSCFD atau 109,8% dari target dalam APBN 291 MMSCFD, lebih rendah dari realisasi lifting gas pada 2020 sebesar 448 MMSCFD.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Apa Iya RI Kaya Minyak? Cek Dulu nih Data Terbarunya!


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading