Capaian Bauran EBT Mini, Target 23% di 2025 Sulit Tercapai?

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
17 January 2022 12:20
Ilustrasi foto gedung ESDM EBTKE

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, capaian bauran energi baru terbarukan pada 2021 masih mini atau hanya mencapai 11,5% dalam realisasi tahun 2021.

Sementara pemerintah memiliki target bauran EBT pada 2025 mencapai 23%. Mungkinkah bisa terwujud?

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana capaian EBT pada 2021 tersebut setara dengan 151,6 jua barrel oil equivalent.


Dari sisi penambahan kapasitas terpasang untuk pembangkit listrik EBT untuk PLTS atap termasuk yang on-grid angkanya adalah 654,76 mega watt (MW) dari target 854,78 MW. Jadi, realisasi yang tercapai adalah 77%.

Dadan mengungkapkan, capaian EBT yang belum memenuhi target karena pada 2021, sektor energi menjadi salah satu sektor yang terdampak dari pandemi Covid-19.

"Yang membuat beberapa proyek masih delay dan tidak terjadi CO2 di 2021. Untuk panas bumi juga demikian dan PLTA juga seperti itu," ujar Dadan dalam konferensi pers, Senin (17/1/2022).

Diketahui, capaian EBT pada 2021 tersebut, kata Dadan juga masih di bawah target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), di mana target EBT PADA 2025 harus mencapai 23% dan 31% pada 2030.

"Ini persentasenya masih di bawah target RUEN, karena realitasnya kebutuhan energinya tidak setinggi dalam RUEN," tuturnya.

Dadan belum bisa memastikan apakah bauran energi 23% pada 2025 bisa terealisasi atau tidak. Secara terang, kuncinya adalah mengerjakannya di tahun ini. Dan akan melihat lagi apakah masih ada proyek yang terhambat atau tidak.

Kendati demikian, pihaknya masih optimistis bahwa bauran EBT khusus listrik sebesar 12,48% bisa tercapai.

"Kalau banyak delay-nya bisa kita lihat 2025 bisa tercapai atau tidak. Masih optimistis khusus listrik bisa tercapai 12,48%. Untuk bio fuel sudah terlewati, tapi untuk bensin belum ada pemanfaatannya dari sisi EBT," jelas Dadan.

Adapun, Dadan menjelaskan di 2022 tidak ada target yang secara eksplisit diterbitkan oleh Kementerian ESDM khususnya untuk yang porsi EBT. Hanya saja, berdasarkan RUEN, pada tahun ini porsi bauran EBT ditargetkan sebesar 15,7%.

"Targetnya adalah 366 barrel oil equivalent. Ini yang ada di dalam RUEN dengan target bauran EBT-nya adalah 15,7%. Kita tahu tadi saya sampaikan capaian bauran energi primer yang dari EBT untuk tahun 2021 adalah 11,5%," tuturnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Simak! Ramalan Perbaikan Ekonomi dan Dampak Ke Sektor Energi


(pgr/pgr)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading