Alert! Sudah 506 Pasien di RI Terpapar Covid-19 Omicron

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
12 January 2022 10:15
Warga kelurahan Krukut mengikuti uji test Swab Covid-19 di Kawasan RT yang terkena Covid-19 Kelurahan Kerukut, Tamansari, Jakarta, Senin (10/1/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Data terbaru menunjukkan kasus positif virus corona (Covid-19) varian Omicron di Indonesia menjadi 506 usai bertambah 92 per 10 Januari.

Untuk informasi, Kementerian Kesehatan menyatakan kasus Omicron mayoritas berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

"Jika dilihat dari perkembangannya, konfirmasi Omicron cenderung mengalami peningkatan," ucap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi di Situs Kemenkes, Rabu (12/1/2022).

Dari 506 kasus Omicron, sebanyak 415 di antaranya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri dan 84 berasal dari transmisi lokal di masyarakat.

Siti Nadia mengatakan bahwa peningkatan kasus omicron didapatkan dari tes S Gene Target Failure (SGTF) yang kemudian divalidasi menggunakan Whole Genome Sequences (WGS).

"Dari pemeriksaan SGTF, kasus probable omicron pada PPLN cenderung meningkat. Hasil WGS juga menunjukkan proporsi varian Omicron yang mulai mendominasi" kata Siti Nadia.

Varian Omicron memang mengkhawatirkan. Tren negara yang mencatatkan lonjakan kasus juga kian bertambah, saat ini sudah lebih dari 110 negara yang mengonfirmasi temuan Omicron di wilayahnya.

Menyusul dengan situasi global saat ini, Pemerintah telah bergegas mengambil langkah antisipasi dengan menutup untuk sementara waktu masuknya WNA ke Indonesia baik secara langsung maupun transit dan atau sebelumnya pernah tinggal dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

Aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 1 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang mulai berlaku efektif pada tanggal 7 Januari 2022 sampai waktu yang tidak ditentukan.

Total ada 14 negara yang dilarang diantaranya Afrika Selatan, Botswana, Norwegia dan Perancis, serta negara yang letak geografisnya berdekatan dengan negara tersebut yakni Angola, Xambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, Lesotho. Juga negara dengan jumlah kasus Omicron lebih dari 10.000 kasus yakni Inggris dan Denmark.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Omicron dan (Amit-amit) Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading