Indonesia Dorong Inklusivitas Perempuan di W20 & EMPOWER

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
24 December 2021 19:26
Kick-off W20 dan EMPOWER

Jakarta, CNBC Indonesia - Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu pada Rabu (23/12), Presidensi G20 Indonesia resmi memulai Women-20 (W20) dan inisiatif EMPOWER. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, resmi membuka rangkaian kegiatan W20 dan EMPOWER. 

EMPOWER adalah inisiatif dalam G20 untuk mendorong kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan di sektor swasta. Sedangkan W20 merupakan salah satu Engagement Group G20.

Dalam sambutannya, Bintang menyampaikan, bahwa keketuaan Indonesia pada G20 akan menaruh perhatian pada keterlibatan peran perempuan dan kelompok marjinal. 


"Kolaborasi antar semua pihak, baik Pemerintah, sektor swasta, lembaga internasional, akademisi, dan stakeholders harus dapat memfasilitasi upaya penanganan berbagai tantangan yang dihadapi perempuan. Hal ini sangat penting, terutama dalam menghadapi dampak Covid-19," ujar Bintang dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021). 

Selain itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi turut menyampaikan pandangan tentang pemberdayaan perempuan dunia. Sri Mulyani menekankan peran penting perempuan dalam mendukung kekuatan dan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan. Menurutnya, perempuan juga berperan untuk menggerakkan sumber pertumbuhan untuk pemulihan dunia.

Sementara itu, Retno Marsudi menegaskan perlunya penciptaan lingkungan yang kondusif untuk memberikan kesempatan setara bagi perempuan untuk berkontribusi. Ia mencontohkan sejumlah langkah konkret Indonesia di tingkat global, termasuk peluncuran Southeast Asian Network of Women Peace Negotiators and Mediator, misi women peacekeepers, dan pendirian Afghanistan-Indonesia Women's Solidarity Network, untuk mendorong kontribusi perempuan di bidang peacebuilding dan ekonomi.

Di bawah Presidensi G20 Indonesia, Ketua Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Hadriani Uli Silalahi dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini ditunjuk menjadi Co-Chairs W20. Adapun Yessie Yosetya, Direktur & Chief Strategic Transformation and Information Office XL Axiata, Rinawati Prihatiningsih, Ketua Komite Tetap Bidang Pendidikan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Asisten Deputi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Eko Novi Ariyanti adalah Co-Chairs untuk EMPOWER.

Sebagai Informasi Presidensi G20 Indonesia secara resmi dimulai pada tanggal 1 Desember 2021. Indonesia telah sukses menyelenggarakan 1st G20 Sherpa Meeting tanggal 7-8 Desember 2021 di Jakarta, serta 1st Finance and Central Bank Deputy Meeting pada 9 - 10 Desember 2021 di Bali.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jadi Tuan Rumah G20, RI Ciptakan 33 Ribu Lapangan Kerja


(bul/bul)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading