Saingan Changi Airport, Ternyata Ada di RI!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
07 December 2021 16:53
Bandara Kualanamu, Medan/AP 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kemitraan PT Angkasa Pura II dengan GMR Airports Consortium diperkirakan akan membawa Bandar Udara Internasional Kualanamu menyaingi sejumlah bandar terkemuka lainnya.

Termasuk Singapore Changi Airport dan Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Pasalnya, bandara di Sumatera Utara itu diperkirakan memiliki trafik penumpang hingga 54 juta orang pada tahun ke 25.

"GMR Airports adalah sebuah operator yang sudah berpengalaman di dunia dan tentunya memiliki jaringan untuk mendatangkan trafik baru," kata Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi UI Rhenald Kasali dalam keterangan resmi, Selasa (7/12/2021).


GMR airport merupakan perusahaan operator beberapa bandara yang dimiliki sebagian sahamnya oleh perusahaan operator jaringan bandara terkemuka asal Perancis yaitu Aeroports De Paris (ADP).

Kerja sama ini akan membentuk perusahaan patungan bernama Angkasa Pura Aviasi, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Angkasa Pura II. Perusahaan tersebut akan mengoperasikan Kualanamu dengan skema BOT.

Pengamat Penerbangan Nasional, Suharto Abdul Majid mengatakan, kerja sama ini akan mendorong Bandara Kualanamu sebagai salah satu pusat distribusi rantai pasok global di kawasan Asia.

Pasalnya, selama ini hub di kawasan Asia Selatan menuju Asia Utara hanya tergantung pada Changi Airport di Singapura dan Kuala Lumpur International Airport (KLIA) di Malaysia.

"Ini menjadi hub yang strategis dan bisa menghubungkan penerbangan internasional. Melalui kerja sama dengan partner yang memiliki reputasi dan pengalaman pengelolaan bandara secara internasional serta jaringan bandara yang dikelola oleh GMR dan ADP maka bandara Kualanamu bisa dilirik maskapai lain artinya bisa menjadi hub strategis dan menyaingi Changi," kata dia.

Suharto menambahkan, kemitraan ini juga akan menyasar penumpang yang bepergian antara Asia Selatan, Asia Utara, dan Australia. Selama ini, lalu lintas udara di kawasan tersebut masih sangat tergantung pada Bandara Changi dan Bandara Internasional Kuala Lumpur, sehingga kemitraan ini akan mendorong Bandara Kualanamu menjadi basis untuk mengurangi dominasi kedua bandara tersebut.

"Saya optimis dengan kerja sama ini maka dalam 5 tahun bandara Kualanamu akan bisa menyaingi bandara Changi," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Varian Delta 'Ngamuk' di RI, Bandara-Bandara Kena Imbasnya


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading