Daftar Terbaru Negara yang Tersengat Omicron, Ada Hong Kong!

News - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
28 November 2021 09:15
People lineup to get on the Air France flight to Paris at OR Tambo's airport in Johannesburg, South Africa', Friday Nov. 26, 2021. A slew of nations moved to stop air travel from southern Africa on Friday in reaction to news of a new, potentially more transmissible COVID-19 variant that has been detected in South Africa. Scientists say it is a concern because of its high number of mutations and rapid spread among young people in Gauteng, the country's most populous province. (AP Photo/Jerome Delay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian Omicron atau B.1.1.529 telah masuk menjadi variant of concern atau VOC (varian yang mengkhawatirkan) oleh WHO. Varian tersebut terdeteksi di Afrika Selatan, namun ternyata sudah ditemukan kasus konfirmasi dari Omicron di negara lain.

Sebagai informasi, Omicron dilaporkan menjadi varian yang punya banyak strain atau mutasi. Jumlahnya lebih dari varian Alpha, Beta dan Delta, nama terakhir bahkan masih mendominasi dunia saat ini.

Tiga negara di daratan Eropa yaitu Inggris, Jerman dan Italia yang menemukan kasus terkait Omicron pada hari Sabtu lalu.


Atas kasus yang ditemukan, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan sejumlah langkah pencegahan penyebaran varian. Misalnya meminta melakukan tes PCR pada hari kedua dan melakukan isolasi mandiri, seperti dikutip Reuters, Minggu (28/11/2021).

Selain itu ada juga Hong Kong dan Belgia yang melaporkan kasus terkait Omicron di masing-masing negara.

Beberapa negara juga diketahui melakukan larangan penerbangan yang berasal dari wilayah Afrika.

Berikut daftar negara yang sudah mendeteksi keberadaan kasus Omicron, dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber:

1. Inggris

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengumumkan dua kasus terkait Omicron ditemukan di negara itu. Keduanya dikatakan terdeteksi dengan perjalanan ke Afrika Selatan.

Boris Johnson meminta seluruh pelaku perjalanan yang masuk ke Inggris untuk melakukan tes PCR dua hari setelah tiba. "Dan melakukan isolasi mandiri hingga mendapatkan hasil negatif," ungkapnya.

Orang yang diketahui memiliki kontak dengan mereka yang positif dan diduga kasus Omicron harus melakukan isolasi mandiri selama 10 hari. Pemerintah juga melakukan pengetatan aturan untuk masker.

2. Jerman

Kementerian Kesehatan mengumumkan dua kasus varian konfirmasi. Keduanya masuk ke Jerman melalui Bandara Munich 24 November, sebelum negara itu menetapkan Afrika Selatan sebagai daerah varian virus.

Pihak Kementerian tak menyebut secara eksplisit kedua orang tersebut melakukan perjalanan ke Afrika Selatan. Mereka juga menambahkan dua orang itu sudah melakukan isolasi.

3. Italia

Italia juga menemukan kasus yang sama. Institut Kesehatan Nasional mengatakan varian baru terdeteksi di Milan pada seseorang yang baru melakukan perjalanan dari Mozambik.

4. Republik Ceko

Varian Omicron juga diduga sudah masuk di Ceko. Otoritas Kesehatan negara itu mengatakan sedang memeriksa dugaan kasus itu.

Menurut lembaga tersebut, kasus itu berasal dari pelaku perjalanan yang menghabiskan waktu di Namibia.

5. Bostwana

Koordinator Gugus Tugas Covid-19 kepresidenan Bostwana, Kereng Masupu menyebutkan negara tersebut mengonfirmasi empat kasus Omicron. Masih ada 11 orang lain yang masuk dalam penyelidikan, dikutip France 24.

Pejabat kesehatan setempat memang khawatir soal Omicron. Namun Masupu meyakinkan Bostwana siap menghadapi varian baru tersebut.

6. Hong Kong

Hongkong juga menemukan kasus konfirmasi Omicron dari seseorang yang melakukan perjalanan dari Afrika Selatan. Kasus lain juga telah teridentifikasi di negara itu saat melakukan karantina.

Pemerintah Hongkong menyebut keduanya melakukan karantina di hotel yang sama dengan kamar bersebrangan. Nampaknya pelancong dari Afsel menggunakan masker dengan katup tidak menyaring udara dan mungkin menularkan virus saat pintu kamar terbuka.

Ada 12 orang yang tinggal berdekatan dengan kedua juga menjalani karantina wajib 14 hari di fasilitas pemerintah.

7. Belgia

Ahli Virologi Marc Van Ranst bekerja sama dengan Rega Institute for Medical Research menemukan kasus terkonfirmasi di Belgia. Ini ditemukan pada pelaku perjalanan yang baru kembali dari Mesir pada 11 November dan menunjukkan gejala 11 hari kemudian.

Berdasarkan pernyataan Menteri Kesehatan Frank Vandebroucke, orang tersebut tidak divaksinasi. "Ini adalah varian yang mencurigakan. Kami tidak tahu apakah itu varian yang sangat berbahaya," kata Vandenbroucke.

8. Israel

Kementerian Kesehatan setempat pada hari Jumat mengumumkan telah menemukan kasus tersebut. "Varian yang ditemukan di negara-negara Afrika selatan telah diidentifikasi di Israel," kata kementerian kesehatan.

Kasus itu ditemukan pada orang yang baru kembali dari Malawi. Dua kasus lain berasal dari luar Israel dan telah ditempatkan di karantina.

9. Belanda

Puluhan kasus positif Covid-19 ditemukan di Belanda. Otoritas kesehatan menyebutkan ada 61 orang positif berasal dari dua penerbangan Afrika Selatan pada Jumat.

Keesokan paginya dilakukan pengujian lebih lanjut apakah ada infeksi Omicron. Dilaporkan seluruh 61 tes kembali positif.

"Wisatawan dengan hasil tes positif akan ditempatkan dalam isolasi di sebuah hotel di atau dekat Schiphol," kata otoritas kesehatan Belanda.

"Dari hasil tes positif, kami sedang meneliti secepat mungkin apakah itu varian baru yang menjadi perhatian, sekarang bernama 'Omicron'".


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Varian Covid Omicron Bikin Sedunia Ketakutan, Ini Buktinya!


(npb/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading