PPKM Mau Naik ke Level 3, Masuk Akal atau Lebay Nih?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
22 November 2021 12:55
Pengendara melewati pos penyekatan PPKM darurat yang kosong tanpa petugas di perbatasan Jakarta - Tangerang, Selasa (10/8/2021). Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia diloaksi, tidak ada satupun tim aparat gabungan yang berjaga di pos penyekatan PPKM darurat tersebut. Dilokasi hanya ada tenda polantas dan traffic cone yang terpasang dilokasi. Begitu juga dengan pos penyekatan PPKM darurat di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, dilokasi hanya ada plang yang bertuliskan Oprasi Yustisi Protokol Covid-19 serta lokasi penjagaan juga tidak ada petugas gabungan. Lokasi pos penyekatan PPKM darurat tanpa petugas juga terjadi di Taman Alfa, Jakarta Barat
 (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada musim liburan Hari Natal-Tahun Baru bulan depan. PPKM Level 3 akan diberlakukan secara merata di seluruh Indonesia.

"Ada keseragaman secara nasional. Sudah ada kesepakatan, aturan yang berlaku di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali nanti akan diseragamkan," ungkap Muhadjir Effendi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, pekan lalu.


Sebagai perbandingan, saat ini Provinsi DKI Jakarta sudah berstatus daerah PPKM Level 1, paling longgar. Mal sudah bisa diisi 100% pengunjung dan tutup pukul 22:00 WIB, seperti masa sebelum pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).

Bioskop juga sudah boleh membuka pintu bagi penonton dengan kapasitas maksimal 70%. Kemudian restoran dan rumah makan bisa melayani pelanggan yang makan-minum di tempat dengan kapasitas maksimal 75%.

Tempat wisata dan rumah ibadah juga sudah dibuka kembali, dengan kapasitas maksimal 75%. Sementara pekerja di sektor non-esensial dan non-kritikal boleh 75% bekerja di kantor. Sekolah juga sudah bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas maksimal 50%.

Nah, berbagai kenikmatan itu akan berkurang kalau PPKM naik ke Level 3. Mal hanya boleh menerima pengunjung maksimal 50% dari kapasitas. Pelanggan yang dine-in di restoran dan warung makan pun dibatasi maksimal 50%. Penonton di bioskop juga dibatasi paling banyak 50%.

Sejauh ini, apakah perkembangan pandemi virus corona di Indonesia sudah dalam taraf mengkhawatirkan? Apakah menaikkan level PPKM adalah kebijakan masuk akal atau lebay?

Halaman Selanjutnya --> Pandemi Masih Terkendali

Pandemi Masih Terkendali
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading