Internasional

Korsel Kembali Catat Rekor Kasus Covid-19, Ini Biang Keroknya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
18 November 2021 13:55
A woman wearing a face mask walks by a board displaying the world banks' notes at a subway station in Seoul, South Korea, Thursday, May 28, 2020. South Korea’s central bank lowered its policy rate to an all-time low of 0.5% to soften the pandemic’s shock to the country’s trade-dependent economy, which it says may shrink for the first time in 22 years. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus infeksi Covid-19 di Korea Selatan (Korsel) kembali catat rekor. Kenaikan muncul saat negara itu melonggarkan pembatasan dalam fase pertama rencana hidup berdampingan dengan Covid-19.

Dilansir dari Channel News Asia (CNA), Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mencatat ada 3.292 kasus infeksi dan 29 kematian baru per Kamis (18/11/2021). Kenaikan ini membuat tingkat kematian mencapai 0,78%.


Para pejabat dan ahli memprediksi peningkatan kasus muncul setelah banyak pembatasan jarak sosial dicabut sejak 1 November lalu. Padahal Korsel berhasil memvaksinasi 70% dari 52 juta penduduknya.

Lebih dari 78,5% bahkan sudah divaksinasi lengkap, termasuk lebih dari 90%orang dewasa. Namun KDCA mengatakan peningkatan kasus serius didorong oleh berkurangnya efek vaksin virus corona yang diberikan kepada kelompok rentan seperti orang tua.

Untuk menekan lonjakan kasus, KDCA mengatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk mempersingkat interval pemberian dosis vaksin booster menjadi empat bulan. Vaksin booster ini diutamakan untuk orang berusia 60 atau lebih tua, serta mereka yang tinggal atau bekerja di panti jompo dan fasilitas rentan lainnya

Sementara tempat tidur rumah sakit sedang diisi dengan cepat di sekitar wilayah Seoul. Hanya sekitar 30% unit perawatan intensif (ICU) yang tersisa tersedia per Rabu lalu.

KDCA mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan pemutus arus pada pembatasan jarak jika lebih dari 75% tempat tidur ICU digunakan secara nasional dan munculnya faktor-faktor lain menimbulkan risiko tinggi.

Menurut data Worldometers, Korsel kini tercatat memiliki total 406.065 kasus infeksi dan 3.187 kematian per Kamis.


[Gambas:Video CNBC]

(tfa/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading