Internasional

Eropa Makin Panas, Jet Tempur Rusia Cegat Jet Inggris

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
12 November 2021 10:35
Russian jet fighters fly over a bridge connecting the Russian mainland with the Crimean Peninsula after three Ukrainian navy vessels were stopped by Russia from entering the Sea of Azov via the Kerch Strait in the Black Sea, Crimea November 25, 2018. REUTERS/Pavel Rebrov

Jakarta, CNBC Indonesia - Situasi semenanjung Krimea di Laut Hitam kembali memanas. Jet tempur Rusia dikabarkan mencegat sebuah pesawat Angkatan Udara Inggris, Kamis (11/11/2021).

Dalam sebuah pernyataan yang dimuat kantor berita negara, RIA, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pesawat Inggris terbang di dekat perbatasannya. Posisinya sekitar 30 kilometer dari teritorinya.


"Pesawat pegintai Inggris RC-135 mencoba mendekati perbatasan Federasi Rusia di wilayah bagian barat daya semenanjung Krime," tegas kementerian, dikutip dari Newsweek, Jumat (12/11/2021).

Rusia sendiri mengirimkan Su-30 untuk mendesaknya pergi. Rusia menyebut jet Inggris berbalik ketika jet Rusia mendekat.

Krimea merupakan titik panas di Eropa. Moskow dicap Barat mencaplok wilayah itu dari Ukraina DI 2014.

Di hari yang sama, Rusia juga mengkritik Amerika Serikat (AS) dan NATO di Laut Hitam. Aktivitas NATO di kawasan itu meningkat seiring permintaan Ukraina dan pengumuman latihan militer.

"Latihan (militer) tak terjadwal di dekat perbatasan kami ini menunjukkan tindakan agresif AS yang sama sekali tidak diprovokasi oleh Rusia, yang menciptakan ancaman bagi keamanan regional dan stabilitas strategis," tegas kementerian dikutip TASS.

TASS melaporkan kapal penjelajah rudal Rusia Moskva dan fregat Essen juga tengah melacak kapal perang AS di Laut Hitam. Rusia menegaskan ada skenario penggunaan kekuatan untuk menyelesaikan konflik.

Sayangnya belum ada konfirmasi NATO soal ini.

Di belahan Eropa lainnya, perbatasan Polandia dan Belarusia, Rusia juga dikabarkan mengirimkan dua bomber untuk mendukung Minsk dari kemungkinan bentrokan dengan Warsawa dan Uni Eropa akibat krisis migran. Polandia menyebut Belarusia sengaja membiarkan ratusan para pengungsi memaksa masuk ke wilayah perbatasannya.

Ini membuat Polandia menyiagakan ratusan aparat. Potensi konflik senjata diyakini bisa terjadi jika ada provokasi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia-Belanda Panas di Laut Hitam, Jet Tempur VS Kapal Perang


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading