Internasional

Corona 'Ngamuk', Beijing Tutup Mal Besar & Lockdown Perumahan

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
11 November 2021 15:40
A medical worker in protective suit collects a swab from a man during a mass nucleic acid testing in Huichuan district following new cases of the coronavirus disease (COVID-19) in Zunyi, Guizhou province, China October 23, 2021. Picture taken October 23, 2021. cnsphoto via REUTERS   ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.

Jakarta, CNBC Indonesia - Ibu kota China, Beijing, menutup sebuah mal besar di pusat kota. Beijing Youth Daily melaporkan Raffles City Mall di distrik Dongcheng ditutup setelah ditemukan kasus Covid-19, Rabu (10/11/2021) malam.

Empat komunitas perumahan di distrik tengah Chaoyang dan Haidian, juga di-lockdown termasuk di dalamnya sekolah dasar dan kompleks perkantoran. Puluhan ribu penduduk dilarang pergi dan menjalani pengujian massal.


Dilansir dari AFP, ini awalnya akibat enam kasus baru yang ditemukan. Semua merupakan kontak dekat dari orang yang terinfeksi di provinsi timur laut Jilin belum lama ini.

Empat dari kasus yang didiagnosis adalah anggota rumah tangga yang sama. Sedangkan dua kasus lainnya adalah penduduk Jilin yang sempat melakukan perjalanan bisnis ke Beijing.

Dikutip AFP, rekaman streaming media lokal menunjukkan staf dengan pakaian hazmat menumpuk kantong makanan untuk penduduk yang terjebak di dalam perumahan. Sebagaimana diketahui, China memiliki peraturan ketat mengenai Covid-19.

China berada di jalur yang tepat untuk mencapai cakupan vaksinasi 80% pada akhir tahun. Kini Negeri Tirai Bambu memiliki total 98.001 kasus infeksi dan 4.636 kematian.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

China Heboh! Xi Jinping Buat 5 Aturan 'Gila' Jelang Olimpiade


(tfa/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading