Produsen Biodiesel Siap Produksi 15,4 Juta KL, Kuota 2022?

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
22 October 2021 19:28
Menteri ESDM Ignasius Jonan melepas road test B30 di gedung KESDM, Jakarta, Kamis (13/6). B30 akan menggantikan pemakaian BBM impor sebesar 55 juta barel. B30 akan menggantikan pemakaian BBM impor sebesar 55 juta barel. Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, me-launching Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel. Launching Road Test B30 ditandai dengan pelepasan keberangkatan 3 unit truk dan 8 unit kendaraan penumpang berbahan bakar B30 yang masing-masing akan menempuh jarak 40 ribu dan 50 ribu kilometer. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut produsen biodiesel untuk tahun depan siap memasok 15,4 juta kilo liter (kl) Fatty Acid Methyl Esters (FAME) untuk kebutuhan biodiesel.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dalam konferensi pers secara daring, Jumat (22/10/2021).

Dia mengatakan, itu merupakan kapasitas terpasang pabrik biodiesel. Namun untuk spesifik kuota biodiesel (B30) di dalam negeri di 2022, dia mengatakan saat ini belum ditentukan karena masih dalam proses persiapan.


"Untuk tahun 2022 masih siapkan ya, jadi sekarang proses pengadaan sudah dimulai," ungkapnya.

Dia mengatakan, saat ini sudah banyak badan usaha penyalur bahan bakar nabati (BBN) yang mendaftar untuk mengikuti proses pengadaan dan pemerintah pun sudah mencatat, termasuk juga kapasitasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari sisi produsen pada tahun ini kesiapannya jauh lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

"Jadi dari pemegang usaha niaga BBN sudah daftar, kita sudah umumkan siapa yang akan ikut, termasuk kapasitasnya. Jadi total yang siap ikuti 15,4 juta KL," paparnya.

Dia mengatakan, alokasi FAME tahun depan ditargetkan akan rampung pada pertengahan November 2021.

"Dan sekarang dalam proses susun alokasi kuota 2022, target kami selesai di pertengahan November jadi ada waktu minggu pertengahan November umumkan," lanjutnya.

Pemerintah tahun ini menetapkan alokasi penyerapan biodiesel (B30) sebesar 9,2 juta kl. Adapun realisasi sampai Kuartal III mencapai 6,64 juta kl atau 72,17%.

"Implementasi biodiesel 30%, 9,2 juta kl dan realisasi sampai Triwulan III adalah 6,64 juta kl," paparnya.

Dadan mengaku optimistis target alokasi 9,2 juta kl tahun ini akan terserap. Berdasarkan pantauan 3-5 bulan ke belakang, imbuhnya, rata-rata konsumsi biodiesel meningkat.

"Optimis capai 9,2 juta kl tahun 2021, lihat dari apa yang kami pantau 3,4,5 bulan, sampai akhir tahun rata-rata naik per bulan, sehingga selintas melihat angka tersebut potensi untuk lebih besar dari 9,2 juta kl sangat tinggi," tuturnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading