Covid RI Terkendali? Melihat India Sampai Korea, Rasanya Iya

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
07 October 2021 06:30
Warga melakukan tes antigen/pcr di Altomed, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (9/8/2021). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim pemerintah terus meningkatkan testing dan tracing atau pemeriksaan dan pelacakan kasus Covid-19.  Pemerintah bersama TNI, Polri dan lembaga lainnya akan terus berkoordinasi, memantau serta mengejar target tracing sebagai bentuk mitigasi terhadap penyebaran kasus Covid-19 di area Jawa dan Bali. Diketahui 9 Agustus 2021 merupakan hari terakhir PPKM level 4 setelah sebelumnya diperpanjang sejak 3 Agustus pekan lalu. Per 8 Agustus 2021, Kementerian Kesehatan melaporkan total jumlah pasien positif corona adalah 3.666.031 orang. Bertambah 26.415 orang dari hari sebelumnya, penambahan kasus positif terendah sejak 2 Agustus 2021. Sepanjang 3-8 Agustus 2021, jangka waktu perpanjangan PPKM Level 4, rata-rata pasien positif bertambah 33.872 orang per hari. Turun dibandingkan rata-rata enam hari sebelumnya yaitu 37.144 orang setiap harinya. Pantauan CNBC Indonesia di hari terakhir jalanan ibukota di kawasan Jalan Gatot Subroto sudah ramai. Pengendara roda dua maupun roda empat memadati kawasan tersebut. Mobilitas warga dalam lingkup pemukiman juga berjalan normal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ini. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus positif harian virus corona di Indonesia mengalami percepatan dalam dua hari beruntun. Apakah sudah saatnya menyalakan tanda bahaya?

Pada Rabu (6/10/2021), Kementerian Kesehatan melaporkan pasien pengidap penyakit yang diakibatkan oleh virus SARS CoV-2 (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) bertambah 1.484 orang dari hari sebelumnya. Naik dibandingkan Selasa (5/10/2021) yang bertambah 1.404 orang.


Apakah percepatan laju kasus positif ini sudah cukup mengkhawatirkan?

Tentu kita harus waspada. Sebab, ada kecenderungan peningkatan mobilitas seiring pelonggaran kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kala terjadi peningkatan kontak dan interaksi antar-manusia, virus yang awalnya menyebar di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China ini memang lebih mudah menular.

Mengutip laporan Covid-19 Community Mobility Report keluaran Google, tingkat kunjungan masyarakat di lokasi perbelanjaan ritel dan rekreasi per 1 Oktober 2021 adalah 5% di atas normal. Sudah di atas masa sebelum pandemi. Tingkat kunjungan di atas normal ini terjadi dalam tiga hari beruntun.

Dalam sepekan hingga 1 Oktober 2021, rata-rata kunjungan di lokasi tersebut adalah 1,14% di atas normal setiap harinya. Jauh lebih ramai ketimbang rerata tujuh hari sebelumnya yaitu 2% di bawah normal.

Sementara menurut laporan Apple Mobility Index, indeks mobilitas masyarakat Indonesia dengan mengemudi pada 4 Oktober 2021 adalah 110,88. Indeks di atas 100 menunjukkan pergerakan masyarakat sudah di atas normal, melebihi masa sebelum pandemi.

Selama seminggu terakhir hingga 4 Oktober 2021, rata-rata indeks mobilitas dengan mengemudi adalah 129,79 saban harinya. Naik dbandingkan rerata tujuh hari sebelumnya yakni 125,8.

Halaman Selanjutnya --> Melihat Data Ini, Kayaknya Pandemi Memang Terkendali

Melihat Data Ini, Kayaknya Pandemi Memang Terkendali
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading