Banyak yang Butuh, Penerima Diskon Listrik Diminta Ditambah

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 September 2021 15:45
Warga melakukan pengisian token listrik PLN di Depok, Jawa Barat, Senin, 7/6. Pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan program stimulus berupa diskon tarif tenaga listrik kepada masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19 mulai Juli 2021. Sebelumnya pemberian stimulus listrik pada periode April hingga Juni 2021. Sebelumnya diskon tarif sebesar 50% seperti golongan pelanggan 900 VA. Seperti diketahui, stimulus diskon tarif listrik merupakan bagian dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) dan masuk dalam sektor Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang merupakan program lanjutan dari 2020.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Ilustrasi Listrik Perumahan (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memberikan diskon tarif listrik pada pelanggan golongan 450 volt ampere (VA) dan pelanggan berdaya 900 VA subsidi. Pemberian diskon tarif listrik ini merupakan bagian dari stimulus ketenagalistrikan demi mendorong pemulihan ekonomi saat pandemi Covid-19.

Karena besarnya dampak dari stimulus listrik ini dan masih banyak pelanggan PLN yang memerlukan stimulus ini, maka penerima diskon tarif listrik pun diminta diperluas.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.

Dalam acara Energy Corner "Special Road to Energy Day" CNBC Indonesia, Senin (20/09/2021), Tulus mengusulkan golongan pelanggan berdaya 1.300 VA juga bisa diberikan diskon, atau dengan melakukan pengurangan diskon pada golongan 450 VA dan 900 VA yang tidak terdampak pandemi secara signifikan.

"Diperluas tapi lebih segmented, misalnya kita usulkan diskon 1.300 VA, atau pengurangan diskon golongan yang 450 VA sekalipun atau 900 VA," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (20/09/2021).

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus AbadiFoto: Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi

Menurutnya, pemerintah harus punya data apakah mereka golongan 450 VA dan 900 VA ini terdampak pandemi atau tidak. Dia mencontohkan, masyarakat di pedesaan seperti petani selama ini tetap bisa melakukan pekerjaan tanpa terdampak pandemi.

"Pemerintah harus punya data apakah mereka terdampak apa tidak. Misalnya para orang desa petani, selama ini bisa mencangkul berkebun, gak terpengaruh pandemi," tuturnya.

Sementara untuk golongan 1.300 VA, imbuhnya, golongan pelanggan ini terkena dampak besar dari adanya pandemi, seperti terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), maupun pemotongan gaji. Di sisi lain, mereka pun tidak menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

"Kalau tarif minimum ini belum cover penghasilan yang hilang karena pademi," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers bersama sejumlah menteri lainnya, Rabu (21/07/2021) menyebutkan total anggaran untuk stimulus listrik sepanjang 2021 ini mencapai Rp 11,6 triliun.

Anggaran tersebut terdiri dari diskon listrik Rp 9,49 triliun dan bantuan rekening minimum dan biaya beban atau abonemen Rp 2,11 triliun selama Januari-Desember 2021.

Berikut rincian diskon listrik yang diberikan:

- Pelanggan berdaya 450 Volt Ampere (VA):
Diskon tarif listrik sebesar 50% selama April-Desember 2021.
Diskon tarif listrik sebesar 100% selama Januari-Maret 2021.

- Pelanggan berdaya 900 VA bersubsidi:
Diskon tarif sebesar 25% selama April hingga Desember 2021.
Diskon tarif listrik sebesar 50% selama Januari-Maret 2021.

Bantuan biaya rekening minimum:
Diskon 50% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama April-Desember 2021.
Diskon 100% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama Januari-Maret 2021.

Bantuan biaya beban atau biaya abonemen:
Diskon 50% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama April-Desember 2021.
Diskon 100% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama Januari-Maret 2021.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

ESDM Perkirakan Subsidi Diskon Listrik 2021 Rp 11,72 T


(wia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading