Fakta-fakta Banyak Kios ITC Roxy Mas hingga Glodok Dilelang

News - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
01 September 2021 11:45
ITC Roxiy Mas (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kios-kios di pusat perbelanjaan elektronik ternama di Jakarta banyak yang sedang dilelang. Hal ini terungkap di situs lelang beberapa bank pelat merah hingga Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.

Informasi lelang ini menjadi indikasi pemilik kios tidak sanggup untuk membayar tunggakan sewa ke bank. Salah satunya adalah kios yang berada ITC Roxy Mas lantai 1 nomor 7 yang bakal dilelang oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

"Harganya Rp 1.950.200.000, luas bangunan 28m2, arah hadap bangunan selatan, daya listrik 2.200 watt," tulis infolelang.bri.co.id dilansir Rabu (1/9/2021).


BRI akan melakukan lelang di BRI Kantor Cabang Jakarta Kota Jl Kopi Nomor 54 Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat. Jadwal lelang direncanakan berlangsung sekitar dua pekan ke depan, yakni Kamis (16/09/2021) pukul 11:00 WIB.

Beralih ke Harco Mangga Dua. Ada juga kios yang masuk daftar lelang oleh Balai Lelang Central Asia. Bank yang menaungi adalah PT Bank Commonwealth, luasnya 15,125 meter persegi atas nama Sung Agus Umaryadi dengan harga limit Rp 620 juta dan jaminan Rp 310 juta.

Sementara itu, tersedia juga satu unit kios seluas 6,25 m2 di LTC Glodok Jalan Hayam Wuruk Nomor 127, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Kiosnya terletak di lantai I Blok K/GF/A2/23. Sesuai dengan SHMASRS No. 1662/I/Mangga Besar atas nama Soenarja Tjandra (Soenarja). Harga limitnya Rp 850 juta dan jaminan Rp 170 juta.

Beralih ke wilayah selatan, yakni ITC Fatmawati di Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, ada juga kios dengan luas 18,94 meter persergi yang masuk daftar lelang PT. Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk. Lokasinya di lantai 1/188.

"Harga limit Rp 1,3 miliar dengan jaminan Rp 260 juta. Pemilik adalah Goi Hui Hwa," tulis Balai Lelang Central Asia.

Dalam daftar lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), terdapat kios yang berada di Mall Ambasador, Jalan. Prof. Dr Satrio, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setia Budi, Kota Jakarta Selatan. Lokasi tepatnya di D3 lantai dasar. Nilai limitnya Rp 390 juta.

"Waktu penawaran lelang Selasa, 28 September 2021 pukul 10.30 s.d. 11.30 WIB waktu server, penetapan pemenang lelang Selasa, 28 September 2021 pukul 11.30 WIB waktu server (by system)," tulis lelang.go.id.

Salah satu syaratnya adalah setoran uang jaminan harus sudah masuk efektif di rekening penampungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) satu hari sebelum pelaksanaan lelang. Sehingga setiap peserta harus memperhatikan batas waktu transfer di masing-masing bank. Apabila setoran uang jaminan terbaca sistem pada hari pelaksanaan lelang, maka tidak diakui sebagai peserta lelang.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengungkapkan, fenomena kios-kios dilelang karena ketidakmampuan pelaku usaha dalam mengelola cashflow.

"Yang terjadi masalah cashflow likuiditas diakibatkan rendahnya produktivitas karena pandemi," kata Roy kepada CNBC Indonesia, Selasa (31/8/2021).

Di sisi lain, PPKM Darurat yang berlaku Juli lalu serta beberapa pembatasan dari waktu sebelumnya membuat pergerakan masyarakat tertahan. Akibatnya, masyarakat yang ingin berbelanja barang elektronik pun menjadi kesulitan.

"Baru beberapa saat ini bisa ada pergerakan. Tapi dari Juni pertengahan sampai awal Agustus banyak pembatasan aktivitas, sifatnya penyekatan, ganjil-genap masih ada. Jadi yang di Glodok karena mobilitas tertahan, sehingga kemauan untuk belanja turun," jelas Roy.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dampak PPKM Dahsyat: Kios Cempaka Mas hingga PGC Kopong!


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading