Kasus Covid RI Turun, Luhut Wanti-Wanti Jangan Jemawa Dulu!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
24 August 2021 12:20
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan Saat Evaluasi dan Penerapan PPKM.  (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus penularan Covid-19 di Indonesia beberapa pekan terakhir sudah menunjukkan penurunan. Terlihat dari penurunan level untuk beberapa wilayah aglomerasi.

Namun, Ketua Koordinator PPKM Luhut Binsar Pandjaitan, masyarakat masih harus berhati-hati dan selalu taat protokol kesehatan. Ia mengimbau masyarakat tak boleh jemawa menyikapi kondisi terkini yang sudah terkendali saat ini.

"Kasus konfirmasi harian Jawa & Bali turun signifikan, tapi kita tetap harus super hati-hati dan jangan jemawa. Banyak negara lain mengatakan sudah mengendalikan toh kena lagi," kata Luhut pada acara Rakornas Apindo, Selasa (24/8/2021).


Menurut Luhut, hingga kemarin penambahan kasus Covid-19 sudah turun mencapai 87%. Capaian ini bisa berlanjut mencapai 90% jika masyarakat tetap disiplin. Angka kesembuhan juga meningkat, seiring dengan angka kematian yang turun di bawah 1000 kasus sehari.

"Kesembuhan, naik dua kali lipat dari dua minggu terakhir, angka kematian juga turun. Tapi datanya (kematian) itu banyak yang kurang baik. Kamu sudah link-an dengan RS, dengan begitu data akan lebih bagus seminggu ke depan," katanya.

Setelah data kematian sudah mengalami perbaikan, menurut Luhut dalam beberapa minggu ke depan angka kematian akan semakin menurun.

"Data akan lebih bagus seminggu ke depan. Karena masih ada data lama sehingga angka kematian tidak bisa drop. Paling tidak dari angka kematian 800 kasus, beberapa minggu ke depan akan menjadi 500 kasus," jelasnya.

Ia mengatakan dalam pengendalian Covid-19 kasus yang strategi yang dilakukan penanganan dari isolasi terpusat masih menjadi kunci. Hal ini karena penanganan pasien lebih terjamin dari sisi obat, fasilitas, hingga perawatan, ketimbang isolasi mandiri.

"Dibanding isolasi mandiri itu malah menyebarkan penyakit dan membuat klaster baru. Isoter kita sudah bagus juga," jelasnya.

Pada Senin (23/8/2021), angka kematian dari kasus Covid-19 sudah mencapai 842 orang, angka kematian ini menjadi yang terendah sejak 16 Juli 2021. Sementara penularan kasus baru mencapai 9.604 orang yang juga menjadi kasus terendah sejak pertengahan Juni lalu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Luhut Akui Kasus Covid-19 di Luar Jawa Sedang Nanjak


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading