Covid-19 Malaysia Meledak, PM Baru Ajak Bersatu Lawan Pandemi

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
22 August 2021 21:15
Ismail Sabri Yaakob. (AP/FL Wong)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri baru Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, meminta para politisi untuk mengakhiri krisis politik yang sudah terjadi berbulan-bulan, dan bersatu untuk memerangi pandemi Covid - 19. Hal ini diungkapkan dalam pidato pertamanya sebagai perdana menteri menggantikan Muhyiddin Yassin.

Beberapa hari sebelumnya, pemerintahan Malaysia runtuh dalam badai politik, Ismail mendesak anggota parlemen untuk bersatu membantu negara pulih dari pandemi.

"Krisis politik yang melanda negara itu menyebabkan keresahan di antara orang-orang," kata Pria berusia 61 tahun ini dikutip dariĀ AFP, Minggu (22/8/2021).


"Mari kita bergerak maju, mari kita hentikan perebutan kekuasaan politik ini," katanya.

Malaysia sebelumnya diselimuti krisis politik selama berbulan-bulan, sementara publik pun kesal dengan kinerja pemerintahan atas penanganan pandemi yang dilakukan.

Dimana ribuan orang kehilangan pekerjaan karena bisnis di seluruh negeri terpaksa harus ditutup karena serangkaian penguncian atau lockdown, untuk menghentikan penyebaran Covid - 19.

Langkah itu dipandang gagal mengurangi pandemi, karena fasilitas kesehatan Malaysia sekarang kewalahan karena mencatat rata-rata 20.000 infeksi baru dan ratusan kematian setiap harinya.

Hal itu juga yang membuat Ismail seorang Wakil Perdana Menteri di Kabinet sebelumnya dan seorang pejabat senior di partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu yang berkuasa, dipilih oleh mayoritas anggota parlemen untuk memimpin pemerintah.

Namun pemerintahan Sabri saat ini sudah mendapat kecaman karena mengandung banyak wajah lama termasuk Perdana Menteri sebelumnya Muhyiddin dan sekutunya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kasus Covid-19 di Malaysia Bisa Lebih Mengerikan, Waspada!


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading