MARKET DATA

BPS: 13,97 Juta Turis Asing Serbu RI, Terbanyak Sejak Era Covid

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
05 January 2026 12:42
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini, Senin (5/1/2025). (Tangkapan layar youtube BPS Statistics)
Foto: Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini, Senin (5/1/2025). (Tangkapan layar youtube BPS Statistics)

Jakarta, CNBC Indonesia - Total wisatawan mancanegara atau wisman yang datang ke Indonesia selama 11 bulan tahun ini mencapai 13,97 juta kunjungan. Data akumulasi dari Januari-November 2025 itu lebih tinggi 10,44% dibanding catatan periode yang sama tahun lalu 12,65 juta orang.

Sejak masa pandemi Covid-19, akumulasi kunjungan wisman periode Januari-November 2025 ini menjadi yang tertinggi. Sebab, sejak era itu, catatan wisman tertinggi masih terjadi pada 2019 atau sebelum masuknya virus corona ke Indonesia. Jumlah kunjungan wisman pada Januari-November 2019 sebesar 14,72 juta.

"Capaian kunjungan wisman Januari hingga November 2025 ini merupakan tertinggi dalam enam tahun terakhir," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini saat konferensi pers, Senin (5/1/2026).

Khusus untuk November 2025, jumlah kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia 1,19 juta orang. Lebih rendah 11,12% dibanding catatan per Oktober 2025, namun, masih lebih tinggi 9,79% dibanding catatan pada November 2024.

Berdasarkan kebangsaannya, BPS mencatat, pada November 2025 mayoritas berasal dari Malaysia dengan porsi 17,3% dari total kunjungan wisman. Posisi selanjutnya ialah Australia dengan porsi 11,3%, Singapura 10,5%, China 8,8%, Timor Leste 8,3%, India 4,6%, Korea Selata 3,2%, Amerika Serikat 2,6%, Jepang 2,3%, dan Inggris 2,2%.

"Namun terjadi penurunan dari kunjungan wisman Malaysia 11,67% dan Australia 14,78%, sedangkan dari Singapura masih mengalami peningkatan 2,17% secara bulanan," tutur Pudji.

Para wisman itu kebanyakan masuk melalui Bandar Udara Ngruah Rai dengan total 476,50 ribu kunjungan, Soekarno Hatta 240,33 ribu kunjugan, Batam 125,50 kunjungan, Juanda 21,62 ribu kunjungan, dan Kualanamu 20,82 ribu kunjungan.

"Terlihat terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai secara bulanan karena menurunannya ini disebabkan kunjungan wisman yang berasal dari Australia, India, dan Tiongkok," tegasnya.

(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Efek Libur Musim Dingin, 1,48 Juta Wisatawan Asing Masuk ke RI


Most Popular
Features