Bukan Politisi, Biden Pilih Diplomat Jadi Dubes AS di China

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
21 August 2021 21:15
President Joe Biden speaks about a cease-fire between Israel and Hamas, in the Cross Hall of the White House, Thursday, May 20, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Joe Biden berencana untuk mencalonkan diplomat veteran AS, Nicholas Burns, untuk menjabat sebagai Duta Besar AS untuk China.

Mengutip Reuters, Sabtu (21/08/2021), Gedung Putih mengatakan pada hari Jumat (20/8/2021) bahwa pemerintah mungkin mencari utusan untuk memainkan peran yang lebih sentral di tengah meningkatnya ketegangan antara dua negara.

Terpilihnya Burns, seorang pensiunan pegawai dinas luar negeri yang menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri antara 2005 dan 2008, menandai pergeseran peran duta besar untuk Beijing, yang selama satu dekade terakhir diisi oleh mantan politisi, bukan diplomat berpengalaman.


Seperti diketahui, Amerika Serikat dan China, sebagai negara dengan ekonomi nomor satu dan dua di dunia telah berselisih atas berbagai masalah, termasuk perdagangan, teknologi, virus corona, Taiwan, dan aktivitas militer China di Laut China Selatan yang disengketakan. Keduanya saling menuduh satu sama lain telah melakukan perilaku provokatif yang disengaja.

Masalah baru yang harus dihadapi Burns adalah dampak dari pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban dan evakuasi AS yang kacau dari Kabul, yang telah menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan pemerintahan Biden untuk dengan cepat mengalihkan fokus ke kawasan Indo-Pasifik dan melawan China.

Burns mengatakan dia berharap dapat kembali ke pelayanan publik, jika dikonfirmasi oleh Senat.

"Dan bekerja pada persaingan strategis antara AS dan China, serta tantangan sulit dan kompleks lainnya yang kita hadapi pada titik kritis dalam hubungan kita ini," ujarnya, dikutip dari Reuters, Sabtu (21/08/2021).

Sebagai informasi, Burns memang memiliki hubungan dekat dengan Biden, setelah menjabat sebagai penasihat kampanye pemilihannya, dan telah bekerja sama selama bertahun-tahun dengan beberapa penasihat presiden yang paling terpercaya, termasuk Menteri Luar Negeri Antony Blinken.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading