Sudah Dua Pekan, Sistem CEISA Bea Cukai Masih Error?

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
19 July 2021 12:53
Ilustrasi Gedung Bea CUkai (CNBC indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sudah dua pekan lebih berlalu sejak sistem layanan kepabeanan Bea dan Cukai yakni Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) mengalami gangguan. Saat ini sistem tersebut sudah pulih atau kembali normal.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat mengatakan, sejak akhir pekan lalu sistem CEISA sudah berangsur pulih dan saat ini sudah bisa digunakan secara normal.

"Sudah pulih 100% sekarang," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (19/7/2021).


Sebelumnya, sistem CEISA ini error mulai Kamis (8/7/2021). Hal ini menyebabkan beberapa aplikasi pelayanan kepabeanan dan cukai menjadi terganggu secara signifikan, diantaranya aplikasi terkait impor, ekspor, manifes dan portal pengguna jasa.

Penanganan yang telah dilakukan Bea Cukai sejak terjadi gangguan diantaranya, dalam jangka pendek telah melakukan restart sistem dan memonitor aplikasi CEISA secara berkala. Kemudian, dilanjutkan dengan penanganan jangka menengah yaitu melakukan pemindahan data dari Data Center (DC) ke Disaster Recovery Center (DRC).

Sementara DC tengah diperbaiki, layanan dokumen yang diajukan telah aktif kembali dengan menggunakan DRC. Saat ini beberapa aplikasi yang sudah berjalan diantaranya adalah impor, ekspor, billing, manifes, dan Tempat Penimbunan Berikat (TPB).

Dalam perbaikan yang diharapkan selesai sampai dengan akhir pekan lalu, Bea Cukai melibatkan PUSINTEK Kementerian Keuangan dan pihak terkait.

Selanjutnya Bea Cukai akan menjadikan kondisi force majeure ini sebagai momentum untuk memperkuat keandalan Sistem CEISA, sehingga dapat digunakan lebih optimal melalui penguatan system operating procedure (SOP), penguatan back up data, dan proses upgrading system.

"Bagi pengguna jasa yang sebelumnya sudah mengunggah dokumen/data dan ingin mengetahui kemajuan proses layanan bisa segera langsung menghubungi kantor pelayanan Bea Cukai setempat atau dapat menghubungi Contact Center Bravo Bea Cukai di 1500225," kata Syarief.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading