Jika Corona RI Mengganas, Ini Ramalan Seram Luhut-Sri Mulyani

News - Yuni Astuti, CNBC Indonesia
10 July 2021 07:57
Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan dan Menkeu Sri Mulyani/Foto: Ari Saputra, Detik

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi virus corona (Covid-19) semakin ganas yang terlihat dari meningkatnya jumlah penambahan kasus secara harian, jumlah kematian, tingkat pasien aktif, dan dampak ekonomi yang menghantam perekonomian nasional dan global.

Hingga kini, kasus harian Covid-19 di Indonesia pun masih terus tinggi. Data Kementerian Kesehatan pada Jumat kemarin (9/7), ada 38.124 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19. Dengan begitu jumlah kasus Covid-19 secara total mencapai 2,455 juta orang.

Dua menteri 'andalan' Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan padangan terkait kondisi ini.


Menteri Luhut mengaku telah menyiapkan skenario terburuk jika pandemi Covid-19 di Indonesia semakin ganas. Bahkan, jika kasus positif menyentuh 70.00 kasus per hari.

"Kita sudah hitung worst case, lebih dari 40 ribu gimana suplai oksigen, obat, rumah sakit, semua sudah kami hitung," tegas Luhut.

Sebagai antisipasi, pemerintah akan menyiapkan Asrama Haji di Pondok Gede pasien covid-19 yang tidak tertampung di beberapa rumah sakit besar seperti RS Wisma Atlet.

Asrama Haji dalam kondisi layak dan sudah dicek langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Luhut mengatakan kapasitasnya bisa untuk 800 pasien.

"Menkes sudah siapkan ICU misalnya RS Asrama Haji di Pondok gede," terangnya. TNI Polri juga dioptimalkan dengan mendirikan RS Darurat, khususnya wilayah Jakarta dan Surabaya.

Luhut juga memastikan ketersediaan oksigen dalam situasi terburuk seperti tambahan kasus yang mencapai 70 ribu per hari. Begitu juga dengan ketersediaan obat-obatan dan fasilitas kesehatan lainnya.

"Oksigen sampai hari ini sudah kami hitung sudah dibuat skenario oleh tim, sudah bisa sampai 50 ribu bahkan paling jelek kita sudah bikin sampai 60-70 ribu kasus per hari. Tapi kita nggak berharap itu terjadi," paparnya.

Pemerintah turut memonitor perkembangan covid di luar Jawa Bali. Luhut menyadari ada kenaikan kasus, namun sejauh ini masih dalam kendali dan diharapkan tidak ada kekhawatiran berlebihan.

"Semua kekuatan kita kerahkan dan jangan ada yang underestimate bahwa RI ini tidak bisa mengatasi masalah ini, sampai hari ini ya. Tapi kalau kasus ini lebih nanti dari 40 ribu - 50 ribu akan dibuat skenario siapa yang akan kita minta tolong, sudah mulai kita approach itu semua." jelasnya.

NEXT: Apa Kata Sri Mulyani?

Apa 'Ramalan' Sri Mulyani?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading