Internasional

Ngeri, Kematian Corona Negara Ini Tembus 500 Ribu Lebih

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
21 June 2021 07:24
Demonstrators protest against Brazilian President Jair Bolsonaro and his handling of the COVID-19 pandemic on Paulista Avenue, in Sao Paulo, Brazil, Saturday, June 19, 2021. Brazil's COVID-19 death toll is expected to surpass the milestone of 500,000 deaths on Saturday night. (AP Photo/Marcelo Chello)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kematian akibat corona (Copvid-19) di Brasil melampaui 500 ribu, Sabtu (20/6/2021). Negeri Samba mencatat ada 500.800 kematian dari total 17.883.750 kasus terkonfirmasi sejak corona mewabah di negara itu 2020.

Kematian akibat corona di Brasil kini menjadi yang terburuk setelah Amerika Serikat (AS). Dalam seminggu terakhir, ada rata-rata 2.000 kematian per hari di negeri itu.


"500.000 nyawa hilang karena pandemi," cuit Menteri Kesehatan Marcelo Queiroga, dikutip dari AFP.

Sementara itu, para ahli menilai pemerintah meremehkan pandemi. Vaksinasi berjalan lambat sementara pemerintah Presiden Jair Bolsonaro enggan meminta warga memakai masker dan melakukan jarak sosial.

Brasil baru memvaksinasi 11% dari populasi, di mana 29%nya menerima satu dosis. Brasil menggunakan vaksin Pfizer, AstraZeneca dan Sinovac.

Kehidupan warga di kota-kota Brasil tampak normal dengan banyaknya restoran dan bar yang buka dengan warga tak pakai masker. Padahal, situasi kritis terjadi di 19 dari 27 negara bagian dengan lebih dari 80% ICU penuh, bahkan mencapai 90% di sembilan negara.

"Gelombang ketiga akan tiba, sudah ada perubahan dalam kasus dan kurva kematian," kata ahli epidemiologi dari Universitas Espirito Santo, Ethel Maciel,.

"Vaksinasi yang bisa membuat perbedaan, lambat dan tidak ada tanda-tanda tindakan pembatasan, justru sebaliknya."

Sementara itu, Brasil setuju menjadi tuan rumah Copa America ke-11. Pertandingan dimainkan secara tertutup tetapi Bolsonaro mendapat kecaman karena memberikan restunya untuk menjadi tuan rumah turnamen di tengah pandemi ketika Argentina dan Kolombia mundur.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading