Internasional

Bukan Gunung Emas, Ladang Berlian Ditemukan di Afsel

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
15 June 2021 12:05
A Christie's staff holds a 18.96 carat Fancy Vivid Pink Diamond during a preview in Geneva, November 8, 2018. REUTERS/Denis Balibouse  TPX IMAGES OF THE DAY

Jakarta, CNBC Indonesia - Tanah mengandung berlian dilaporkan ditemukan di Afrika Selatan (Afsel). Ini membuat 1.000 orang pencari keuntungan berbondong-bondong datang ke wilayah tersebut yang berada di desa KwaHlathi di provinsi KwaZulu-Natal.

Mengutip Reuters, kejadian ini bermula Sabtu (12/6/2021). Kala itu sekelompok warga menemukan batu yang diyakini kristal kuarsa.


Ini membuat ribuan orang dari seluruh negeri datang ke desa tersebut. "Penemuan itu, mengubah hidup," kata seorang penggali Mendo Sabelo sambal memegang segenggam batu yang ia temukan, mengutip Reuters, Senin (14/6/2021).

Hal senada juga dikatakan Skhumbuzo Mbhele. Pria yang selama ini menganggur tersebut percaya apa yang dirinya pegang adalah berlian.

"Saya belum pernah melihat atau menyentuh berlian dalam hidup saya. Ini pertama kalinya saya menyentuhnya di sini," ujarnya.

Kehebohan ini membuat Dinas Pertambangan setempat mengirim tim ahli geologi. Sampel telah dikumpulkan dan analisis masih dilakukan.

Meski belum jelas, beberapa orang sudah mulai menjual batu tersebut. Batu dijual dari 100 rand atau Rp 100 ribu (asumsi Rp 1.000/rand) hingga 300 rand (Rp 310 ribu).

Pemerintah provinsi telah meminta warga untuk meninggalkan lokasi untuk pengecekan. Mereka juga khawatir dengan penyebaran virus corona di antara kerumunan penggali.

Ekonomi Afrika Selatan telah lama menderita dari tingkat pengangguran yang sangat tinggi. Ini menjebak jutaan orang dalam kemiskinan.



Ketidaksetaraan bertahan hampir tiga dekade setelah berakhirnya apartheid pada tahun 1994. Pandemi virus corona telah memperburuk hal ini.

Sebelumnya, Afrika juga sempat digegerkan dengan penemuan gunung emas di Kongo. Dalam sebuah laporan BBC, dikabarkan bahwa kandungan emas di tanah gunung itu mencapai 90%.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading