Arogan! 1 Juta Warga Palestina Ditangkap Israel Sejak 1967

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
06 June 2021 19:20
Asap membubung setelah serangan udara Israel di sebuah gedung di Kota Gaza, Kamis, 13 Mei 2021. Warga Palestina yang lelah dengan muram menandai akhir bulan suci Ramadhan, ketika Hamas dan Israel memperdagangkan lebih banyak roket dan serangan udara dan kekerasan Yahudi-Arab berkecamuk di seluruh penjuru. Israel. (AP / Hatem Moussa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan antara Israel dan Palestina masih berlanjut hingga saat ini. Bahkan dari catatan LSM lokal Palestina sudah ada sekitar 1 juta warganya yang ditangkap oleh Israel.

Dikutip dari AA.Com pada Minggu (6/6/2021), data LSM itu menyebutkan jumlah orang yang ditangkap tersebut sejak perang Timur Tengah yang terjadi pada tahun 1967 silam.

"Sekitar 17.000 perempuan dan anak perempuan dan 50.000 anak-anak termasuk di antara mereka yang ditahan," kata Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan dalam sebuah pernyataan.


LSM itu mengatakan lebih dari 54.000 perintah penahanan administratif dicatat sejak 1967.

Kebijakan penahanan administratif memungkinkan pihak berwenang Israel untuk memperpanjang penahanan seorang tahanan tanpa tuduhan atau pengadilan.

"Sebanyak 226 tahanan tewas di dalam penjara Israel sejak 1967," tambahnya.

LSM tersebut mengatakan semua yang ditahan mengalami beberapa bentuk penyiksaan fisik atau psikologis, pelecehan moral, dan perlakuan kejam oleh Israel.

Dari data yang dikumpulkan oleh organisasi tentang hak-hak tahanan, diperkirakan 4.500 warga Palestina diyakini ditahan di penjara Israel, termasuk 41 wanita, 140 anak di bawah umur, dan 440 tahanan administratif.

Selama perang Timur Tengah 1967, Israel menduduki Tepi Barat, Yerusalem Timur, Dataran Tinggi Golan Suriah, dan Semenanjung Sinai Mesir, yang kemudian dikembalikan ke Mesir di bawah kesepakatan damai 1979 negara itu dengan Israel.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading