Larangan Mudik Gak Ngaruh, Penjualan Bensin Malah Naik 9%

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
17 May 2021 14:35
Ilustrasi Pengisian BBM di SPBU Pertamina (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) mencatatkan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin (gasoline) pada momen lebaran 2021 mengalami kenaikan sebesar 9% dibandingkan kondisi normal pada penjualan rata-rata harian selama Januari-Maret 2021.

Meningkatnya penjualan bensin selama libur Hari Raya Idul Fitri 2021 ini justru terjadi saat adanya larangan mudik lebaran.

Sementara untuk solar (gasoil), penjualan selama libur lebaran menunjukkan adanya penurunan sebesar 8% dibandingkan kondisi harian normal selama pandemi Januari-Maret 2021.


Hal tersebut disampaikan oleh Corporate Secretary PT Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, Putut Andriatno.

"Realisasi penjualan BBM selama periode satgas Ramadan Idul Fitri 2021, H-10 sampai kemarin dibandingkan realisasi normal Januari-Maret 2021, gasoline (bensin) rata-rata naik 9%, gasoil (solar) rata-rata turun 8%," paparnya kepada CNBC Indonesia, Senin (17/05/2021).

Bila dibandingkan dengan libur lebaran pada 2020 lalu, penjualan bensin pada periode libur lebaran tahun ini justru melonjak 42%.

Menurutnya, penyebab lonjakan tersebut karena lebaran tahun 2020 masih awal-awal pandemi dan masih cukup banyaknya pembatasan di setiap daerah.

"Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2020 awal pandemi, semua daerah melakukan lockdown," ungkapnya.

Selain itu, saat pandemi tahun lalu tempat wisata dan pusat perbelanjaan juga masih ditutup. Tidak adanya aktivitas masyarakat membuat konsumsi BBM saat itu menjadi rendah sekali.

"Tempat wisata dan pusat-pusat perkumpulan orang, termasuk pusat perbelanjaan ditutup (tahun lalu), jadi konsumsi BBM saat itu rendah sekali," jelasnya.

Sementara konsumsi solar pada momen lebaran tahun 2021 naik sebesar 12% dibandingkan dengan lebaran tahun 2020 lalu.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading