BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Optimal di Libur Lebaran

News - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
17 May 2021 11:09
BPJS Kesehatan memastikan peserta JKN-KIS untuk tetap dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan meskipun dalam situasi lebaran.

Jakarta, CNBC Indonesia- BPJS Kesehatan memastikan peserta JKN-KIS dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan di tengah situasi lebaran. Untuk memastikan pelayanan JKN-KIS berjalan dengan baik, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Dirjampelkes) BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati terjun langsung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rumah sakit.

Di sela kunjungannya ke Puskesmas Kedungmundu, Semarang, Jawa Tengah, Lily menghimbau agar kualitas layanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS tetap prima meskipun di tengah libur lebaran dan pandemi Covid-19.

"Peserta JKN-KIS dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP di tempat peserta terdaftar. Apabila FKTP terdaftar tidak beroperasi pada waktu tersebut, maka peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP terdekat lain yang membuka pelayanan kesehatan. Data FKTP yang beroperasi dapat diakses melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400," kata Lily dalam siaran resminya, Senin (17/05/2021).


Dia juga memantau persiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan selama libur lebaran di RSUD KRMT Wongsonegoro, Semarang. Pihaknya memastikan komitmen pelayanan khususnya di rumah sakit melalui ketersediaan antrean elektronik dan ketersediaan display jumlah kamar.

Pada keadaaan kegawatdaruratan medis, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS. Mekanisme penjaminan dan prosedur pelayanan pasien gawat darurat Peserta JKN-KIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk kota Semarang, BPJS Kesehatan telah berkoordinasi dengan FKTP dan rumah sakit mana saja yang buka selama libur lebaran. FKTP juga memberikan konsultasi sesuai keluhan peserta, dan memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan peserta.

Lily mengatakan pelayanan kontak tidak langsung ini bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, telepon, berbagai platform pesan singkat seperti WhatsApp dan Telegram, serta melalui media telekonsultasi lainnya yang telah disiapkan oleh FKTP.

"Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta," tegas Lily.

Dia juga mengingatkan pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif. Lily mengingatkan para peserta JKN-KIS untuk taat dalam membayar iuran setiap bulan.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading