Israel Serang Palestina, Sinagoge di Jeman Kena Getahnya

News - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 May 2021 21:10
Angela Merkel. (AP/Markus Schreiber)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sinagoge dan institusi budaya Yahudi di Jerman dikabarkan diserang. Atas tindakan tersebut Kanselir Angela Merkel mengutuk keras.

"Demokrasi kami tidak dapat menolerir tindakan anti semitisme," kata juru bicara pemerintah Steffen Seibert. dikutip dari Reuters, Jumat (14/5/2021).

Pada Rabu (12/5/2021), polisi Jerman menangkap lebih dari selusin pria di tiga kota. Mereka dituduh melakukan perusakan pada Sinagoge, membakar bendera Israel dan menyalakan api di tempat peringatan untuk kaum Yahudi.


Otoritas berwenang mengatakan protes lanjutan atas konflik Israel dan Palestina di Gaza mungkin akan terjadi.

Sebelumnya, Duta Besar Israel di Berlin, Jeremy Issacharoff meminta pihak Jerman melindungi komunitas Yahudi. Menurutnya konflik di timur tengah tidak ada hubungannya dengan komunitas di Jerman.

"Konflik Timur Tengah tidak ada hubungannya dengan komunitas Yahudi di sini. Saya mendesak otoritas Jerman untuk melakukan semua yang bisa dilakukan untuk memastikan keamanan komunitas," ungkap Jeremy.

Sejak beberapa waktu lalu, konflik antara Israel dan Palestina terus memanas. Saling balas serangan juga dilakukan kedua pihak.

Menurut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saling serang ini belum ada tanda akan mereda yang dimulai sejak empat hari lalu. Dikutip dari Reuters, menurutnya akan memakan waktu lebih lama.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan atas kejadian ini total 87 orang meninggal. Jumlah itu terdiri dari 18 anak-anak dan delapan wanita, sedangkan530 orang mengalami luka-luka.

Panasnya suasana di dua negara makin menjadi saat pengadilan Israel memerintahkan penggusuran keluarga Palestina. Ini terjadi di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading